Real Madrid Harus Waspadai Permainan Licin dan Licik Chelsea

Muchamad Syuhada

VIVA – Semifinal Liga Champions mulai digelar malam nanti, Selasa 27 April 2021. Laga pertama adalah Real Madrid melawan Chelsea yang akan digelar di Estadio Alfredo Di Stefano.

Berstatus tuan rumah, Madrid berharap bisa mendulang hasil maksimal. Cuma pelatih Zinedine Zidane dari awal telah mengingatkan kalau sang lawan sangat berbahaya karena punya pengalaman di ajang ini.

Dia memprediksi duel akan berlangsung keras dan timnya akan susah payah. "Chelsea pantas berada di semifinal, seperti Real Madrid. Ini akan menjadi pertandingan yang sulit dan berbeda. The Blues tim dengan banyak pengalaman di level ini," kata Zidane.

Sementara mengacu kepada statistik, untuk melawan Chelsea, Madrid benar-benar harus waspada. Mereka tidak boleh bermain emosional dan terpancing oleh tipu muslihat yang dibuat anak-anak asuh Thomas Tuchel.

Situasi sulit pasti dihadapi Madrid melawan Chelsea yang licin dan licik. Mereka bisa saja membuat Madrid masuk perangkap, melakukan kesalahan seperti pelanggaran yang tidak perlu.

Layak dicatat, mengutip situs UEFA, sepanjang musim ini Chelsea sudah lima kali mendapatkan hadiah penalti. Itu adalah yang terbanyak kedua setelah Barcelona, 6 kali.

Artinya, sangat mungkin lawan-lawan Chelsea sebelumnya masuk jebakan sehingga membuat mereka harus diganjar hadiah sepakab 12 pass.

Catatan lain, Chelsea juga menjadi tim dengan akumulasi pelanggaran terbanyak, 142 kali. Uniknya, meski begitu tidak ada kartu merah yang keluar bagi Chelsea dalam 10 laga yang telah dimainkan.

Buat Madrid ini teras kontras, sebab mereka sekarang tercatat sebagai tim ketika yang paling sering dilanggar setelah FC Porto dan PSG. Mereka 113 kali dilanggar oleh lawan dalam 10 pertandingan.