Real Madrid Kalah di Copa del Rey, Zidane: Ini Tidak Memalukan

Riki Ilham Rafles
·Bacaan 1 menit

VIVAReal Madrid dipaksa gigit jari saat melakoni pertandingan babak 16 besar Copa del Rey di Estadio El Collao, markas Alcoyano, Kamis dini hari WIB 21 Januari 2021. Tim berjuluk Los Blancos kalah dengan skor 1-2.

Madrid membuka keunggulan pada pertandingan ini ketika babak pertama masuk menit 45. Usai turun minum, pertahanan tuan rumah terus diberi tekanan oleh anak asuh Zinedine Zidane.

Tapi kejutan terjadi. Alcoyano yang merupakan tim dari Divisi B Segunda malah berhasil menyamakan kedudukan di menit 80. Pertandingan berlanjut ke babak tambahan, dan mereka berbalik unggul pada menit 115.

"Ini adalah sepakbola. Kami bermain melawan tim Segunda B dan kami seharusnya memenangkan pertandingan," ujar Zidane, dikutip dari laman resmi klub.

Kalah dari klub peserta kompetisi kasta ketiga di Spanyol menurut Zidane tidaklah memalukan. Hal seperti ini diakuinya sangat mungkin terjadi dalam ajang Copa del Rey. Dia menyatakan siap bertanggung jawab atas hasil ini.

"Ini tidak memalukan atau semacamnya. Ini adalah hal-hal yang terjadi selama karier sepakbola dan saya bertanggung jawab. Kami akan terus bekerja keras," tuturnya.

Zidane meminta anak asuhnya untuk tetap solid dan melewati fase seperti ini secara positif. Memang menyakitkan gagal bisa mewujudkan target menjadi juara, tapi itu tak boleh merusak kepercayaan diri mereka.

"Kami harus melewati ini seperti yang kami alami di masa lalu dan kami akan melakukannya lagi. Ini hari menyakitkan lainnya karena kami tidak suka kalah, terutama para pemain. Mereka ingin menang," kata Zidane.

"Kami tidak kehilangan akal, kami harus berpikir dan terus bekerja keras," imbuh juru taktik asal Prancis tersebut.

Zidane sendiri sudah pasti harus memendam keinginannya bisa meraih gelar juara Copa del Rey ketika menjadi pelatih Madrid. Selama ini sudah 11 trofi juara yang berhasil dia persembahkan, tapi belum sekali pun dari ajang ini.