Real Madrid Mulai Pertimbangkan Potong Gaji Pemain

Liputan6.com, Madrid - Real Madrid mulai mempertimbangkan untuk melakukan pemotongan gaji kepada para pemain dan staf mereka. Manajemen El Real sedang membahas masalah tersebut dengan perwakilan pemain dan staf.

Sebelumnya, Real Madrid percaya diri tidak perlu memangkas gaji para pemain stafnya. Hal itu karena manajemen klub berjulukan Los Blancos tersebut merasa memiliki kekuatan finansial yang sanggup bertahan selama pandemi virus corona Covid-19.

Seperti dilansir AS, Real Madrid telah mendapatkan keuntungan yang besar dalam beberapa tahun terakhir. Tapi, sikap klub ibu kota Spanyol itu belakangan berubah. Belum adanya kepastian kapan kompetisi La Liga Spanyol kembali dilanjutkan membuat Real Madrid mulai mempertimbangkan kebijakan pemotongan gaji untuk para pemain dan staf mereka.

Sejumlah klub Liga Spanyol, termasuk rival Real Madrid, Barcelona sudah lebih dulu mengumumkan pemotongan gaji kepada pemain dan staf mereka. Demikian pula Deportivo Alaves dan Espanyol yang mengambil langkah serupa dengan memanfaatkan skema ERTE yang diperbolehkan oleh pemerintah Spanyol.

Pihak manajemen El Real kabarnya menyiapkan dua skema pemangkasan gaji selama kompetisi masih ditangguhkan. Yang pertama yakni pemotongan sebesar 12 persen jika kompetisi dilanjutkan kembali usai pandemi corona Covid-19 berakhir.

2 Skema

Presiden Real Madrid, Florentino Perez. (JAVIER SORIANO / AFP)

Skema kedua adalah pemotongan gaji sebesar 20 persen apabila La Liga Spanyol dinyatakan dihentikan total atau dibatalkan. Pemotongan gaji tersebut diberlakukan untuk seluruh pemain di tim basket maupun sepak bola.

Tim basket Real Madrid sejauh ini telah menerima proposal dari manajemen dengan positif. Tapi, manajemen masih menunggu bagaimana jawaban dari tim sepak bola El Real terkait perkara ini.

Bersedia

AS melaporkan, tim sepak bola Real Madrid diprediksi juga bersedia menerima pemotongan gaji itu. Mereka tak ingin menjadi sasaran kritik publik seperti pemain Barcelona, karena sempat tidak mencapai kata sepakat soal pemangkasan gaji.