Real Madrid Pasang Bendera Putih Datangkan Kylian Mbappe

·Bacaan 1 menit

VIVAReal Madrid dilaporkan sudah memasang bendera putih atau menyerah dalam upayanya merekrut Kylian Mbappe. Los Blancos menyadari Paris Saint-Germain tak akan melepas salah satu aset besarnya itu.

Masa depan Mbappe masih terus jadi bola panas pada bursa transfer musim panas ini. Dia menjadi buruan utama El Real dan sudah menyatakan kesediaannya merumput di Santiago Bernabeu.

Hanya saja, Les Parisiens sekuat tenaga mempertahankan sang pemain. Mereka belum menyerah memperpanjang kontraknya yang akan habis pada akhir musim ini.

Sejumlah upaya pun dilakukan demi menahan kepergian pemain asal Prancis. Termasuk mendatangkan sederet pemain bintang demi mewujudkan mimpi PSG merebut juara Liga Champions.

Situasi tersebut dilaporkan membuat Madrid memilih mundur dari perburuan. Los Blancos menilai peluang untuk mendatangkannya pada musim panas ini telah tertutup.

"Real Madrid melihat perekrutan Mbappe pada musim panas ini hampir mustahil dan mereka tak akan mempertimbangkan coba menggantinya dengan Erling Haaland karena komisi yang akan diminta agennya, Mino Raiola," demikian menurut laporan Cadena COPE dikutip Marca.

"Klub berpikir bahwa Mbappe hanya akan datang jika Emir Qatar bosan padanya, bukan dengan penawaran atau orang Prancis itu marah," lanjut laporan tersebut.

Kendati demikian, hal ini tak berarti Madrid berhenti mengejar tanda tangan pemain 22 tahun. Disebut, ada dua skema yang akan mereka lakukan.

Pertama, El Real akan menunggu hingga akhir bursa transfer musim panas ini dan bakal melempar tawaran tinggi untuk PSG. Trik licik itu dilakukan agar PSG cuma memiliki waktu singkat untuk membuat keputusan.

Kedua, tim asuhan Carlo Ancelotti itu akan menunggu hingga akhir musim ini dan mendapatkannya secara gratis. Sebab, Mbappe sebelumnya sudah mengumumkan enggan meneruskan kerja sama dengan PSG.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel