Real Madrid Vs Sociedad, Pergantian Taktik Berujung Kekecewaan

Pratama Yudha
·Bacaan 1 menit

VIVA – Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, menyesali keputusannya mengganti pemain di tengah laga. Dia mengaku perubahan taktiknya tak sesuai yang diharapkan.

Madrid harus puas berbagi satu poin usai diimbangi Real Sociedad pada lanjutan LaLiga di Estadio Alfredo Di Stefano, dini hari tadi. Laga tersebut berakhir dengan skor 1-1.

Hasil ini menjadi hal yang tak diharapkan. Sebab, Madrid mengusung misi kemenangan untuk menempel ketat Atletico Madrid di puncak klasemen.

Sayang, niatannya itu tak terwujud lantaran performa El Real tak sesuai harapan. Zidane melihat anak-anak asuhnya tak bisa melaksanakan instruksinya dengan sempurna.

Dari situ, dia coba melakukan pergantian pemain sambil berharap penampilan Luka Modric cs bisa membaik. Sekaligus sebagai reaksi cepat usai kebobolan lebih dulu oleh Cristian Portu.

Tiga pemain dimasukkan bersamaan pada menit 61. Rodrygo Goes, Vinicius Junior, dan Hugo Duro turun menggantikan Marco Asensio, Isco, dan Mariano Diaz.

Tapi, ternyata keputusannya itu tak efektif dan malah merugikan Real Madrid.

"Saya melakukan pergantian karena saya tak senang dengan pressing yang kami lakukan. Sekitar 10-15 menit kemudian, kami melakukan pergantian lagi dan bermain dengan 4-3-3," ujar Zidane dikutip Marca.

"Pemain pengganti kami bermain baik usai diturunkan. Tapi, jika Anda menanyakan pada saya, mungkin jawabannya adalah ya," tutur pelatih berkepala pelontos menanggapi apakah pergantian taktik telah merugikan Madrid.

Lebih lanjut, Zidane terpaksa melakukan perubahan strategi lantaran melihat Toni Kroos cs sudah kelelahan. Maka itu, dia coba mencari solusi terbaik namun malah berujung kehilangan dua poin.

"Kami harus melakukan perubahan karena, setelah satu jam, tim terlihat kelelahan. Terkadang, kami harus mengubah beberapa hal," kata pelatih asal Prancis.