Realisasi Investasi Capai Rp 659 Triliun, Porsi Luar Jawa 51,74 Persen

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pertumbuhan ekonomi Indonesia sudah mulai merata atau tak lagi Jawa sentris. Realisasi investasi tersebut diungkap oleh Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia.

"Investasi yang sudah direalisasikan Rp 659 triliun, di luar Jawa 51,74 persen dan di Jawa 48,3 persen," ujar Bahlil Lahadalia dalam diskusi Berita Satu, Jakarta, Selasa (23/11/2021).

Bahlil bercerita, realisasi investasi tersebut sudah mencapai di kisaran 70 persen dari target sepanjang 2021 yang sebesar Rp 900 triliun. Oleh karena itu, ia yakin bahwa target tersebut masih bisa tercapai mengingat masih ada waktu hingga akhir tahun.

Dibandingkan periode yang sama 2020, investasi tumbuh 7,8 persen. Menurutnya, ada sejumlah rencana investasi yang akan terealisasi pada kuartal IV 2021.

"Butuh kerja keras, saya meyakinkan, insya Allah target kami tercapai. Jawaban saya bukan tanpa dasar, ini kalkulasi mapping calon realisasi dan calon yang akan masuk, jadi nanti dapat tercapai Rp 900 triliun," tandasnya.

Reporter: Anggun P Situmorang

Sumber: Merdeka.com

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Jokowi Minta Para Menteri Kawal Terus Investasi yang Masuk Indonesia

Presiden Joko Widodo didampingi Wapres Ma'ruf Amin memimpin sidang kabinet paripurna di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (24/10/2019). Rapat kabinet paripurna perdana tersebut  mendengarkan arahan Presiden dan membahas anggaran pendapatan dan  belanja negara tahun 2020. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Presiden Joko Widodo didampingi Wapres Ma'ruf Amin memimpin sidang kabinet paripurna di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (24/10/2019). Rapat kabinet paripurna perdana tersebut mendengarkan arahan Presiden dan membahas anggaran pendapatan dan belanja negara tahun 2020. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajaran Menterinya turut mengawal dan memonitor secara terus menerus terkait komitmen investasi. Tujuannya agar investasi tersebut dapat segera direalisasikan.

“Investasi segera didorong untuk direalisasikan. Komitmen investasi banyak tapi kadang-kadang kalau tidak dikawal, kalau tidak diikuti, kalau tidak di monitor komitmen-komitmen itu lama direalisasikannya,” kata Jokowi dalam Sidang Kabinet Paripurna, Istana Merdeka, Rabu (17/11/2021).

Jokowi menerangkan contoh komitmen investasi yang berhasil dikawal dan direalisasikan, yakni investasi dengan Uni Emirat Arab sebesar USD 44,6 miliar. Dimana, Presiden terus menjalin pertemuan dengan Perdana Menteri dan Wakil Presiden Uni Emirat Arab Mohammad bin Rasyid al-Maktoum.

“Pertemuan saya dengan Syeh Mohammad Bin Said dengan Ruler Of Dubai Syeh Mohammad bin Rasyid Al Maktum, yang telah kita ketahui komitmen investasinya USD 44,6 miliar. Ini betul-betul dikawal, diikuti, ditindaklanjuti sehingga betul-betul menetas komitmen investasi sebesar USD 44,6 miliar,” katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel