Realisasi pembiayaan investasi capai Rp54,1 triliun

·Bacaan 1 menit

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menyampaikan realisasi pembiayaan investasi telah mencapai Rp54,1 triliun per 18 Agustus 2021.

"Ini merupakan realisasi investasi dari below the line," kata Suahasil dalam Konferensi Pers APBN KITA Edisi Agustus 2021 secara daring di Jakarta, Rabu.

Ia memerinci realisasi tersebut terdiri dari pembiayaan investasi kepada Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) sebesar Rp20 triliun, Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) senilai Rp11,1 triliun, dan Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Rp 11 triliun.

Kemudian, pinjaman PEN daerah yang disalurkan oleh PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebanyak Rp 10 triliun dan Lembaga Dana Kerja sama Pembangunan Internasional (LDKPI) Rp2 triliun.

"Ini juga merupakan dana abadi kita untuk kerja sama pembangunan internasional," ungkap Suahasil.

Adapun untuk bulan Agustus 2021, ia menerangkan pembiayaan investasi direncanakan akan dicairkan sebesar Rp33,27 triliun, yang sudah terealisasi Rp5,56 triliun untuk LMAN pada awal bulan.

Selain itu, akan ada tambahan investasi berupa Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp32,9 triliun pada tahun ini yang diberikan kepada PT Waskita Karya (Persero) sebesar Rp7,9 triliun dan Lembaga Pengelola Investasi/Indonesia Investment Authority (LPI/INA) Rp15 triliun.

Suahasil melanjutkan tambahan investasi juga akan diberikan kepada PT Hutama Karya (Persero) sebesar Rp9 triliun dan Bank Tanah senilai Rp1 triliun.

Baca juga: Menkeu siapkan Rp42,4 triliun untuk pembiayaan investasi BUMN
Baca juga: Sri Mulyani: rencana investasi BLU semester II senilai Rp48,5 triliun
Baca juga: Menhub sambut hadirnya LPI untuk pembiayaan infrastruktur

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel