Realisasi Pencairan Dana PEN Capai Rp 172,35 Triliun hingga 11 Mei 2021

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, realisasi penyaluran dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) hingga 11 Mei 2021 telah mencapai Rp 172,35 triliun.

Angka ini sama dengan 24,6 persen dari pagu anggaran PEN sebesar Rp 699,43 triliun. Adapun, realisasi hingga kuartal I 2021 mencapai Rp 123,26 triliun.

"Realisasi ini naik Rp 49,01 triliun," ujar Airlangga dalam konferensi pers, Rabu (19/5/2021).

Secara rinci, pencapaian PEN di sektor kesehatan mencapai Rp 24,5 triliun dari pagu Rp 175,22 triliun (14,2 persen), dengan realisasi hingga kuartal I 2021 mencapai Rp 14,91 triliun.

Kemudian dari sektor perlindungan sosial, penyalurannya mencapai Rp 56,79 triliun dari pagu anggaran Rp 150,28 triliun (37,8 persen), dengan realisasi hingga kuartal I 2021 mencapai Rp 44 triliun.

Lalu, dari program prioritas PEN, penyalurannya mencapai Rp 21,8 triliun dari pagu Rp 123,67 triliun (17,6 persen), dengan realisasi hingga kuartal I 2021 sebesar Rp 12,62 triliun.

UMKM

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Dari sektor UMKM dan korporasi, penyaluran PENnya sudah mencapai Rp 42,03 triliun dari pagu Rp 193,53 triliun (21,7 persen), dengan realisasi hingga kuartal I 2021 sebesar Rp 37,71 triliun.

Lalu untuk insentif usaha, pencapaiannya sebesar Rp 26,83 triliun dari pagu anggaran Rp 56,72 triliun, dengan realisasi hingga kuartal I mencapai Rp 14,02 triliun.

"Ini harus kita dorong di kuartal II ini agar ada kenaikan yang lebih tinggi, atau di kisaran yang kita harapkan bisa ke 7 persen," ujarnya.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: