Rebutan Penumpang Berujung Maut Sopir Angkot di Tangerang

Merdeka.com - Merdeka.com - Sopir angkutan kota A03 rute Serpong-Pasar Anyar, H (36), ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan hingga menyebabkan rekan seprofesinya, Deri alias Ompong meregang nyawa. Keduanya sempat terlibat aksi duel pada Jumat (7/10) lalu.

Kapolres Metro Tangerang kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengaku segera menggelar rekonstruksi dari peristiwa perkelahian berujung maut antar sopir angkutan kota itu pada (7/11) mendatang.

"Tersangka H (36) merupakan teman seprofesi korban D alias O (35), sebagai sopir angkot. Peristiwa berawal dari cekcok mulut, karena saling salip memperebutkan penumpang," terang Kapolres, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, Jumat (4/11).

Kapolres menyebut, karena saling salip menyalip dan berebut penumpang di jalan. Korban merasa dendam hingga terjadi aksi perkelahian antar keduanya.

Sementara pelaku, sengaja membawa senjata tajam jenis pisau dapur dengan alasan untuk jaga diri mengingat dirinya sebelumnya sempat dicari-cari korban.

Bahkan, pengakuan tersangka, korban mencari pelaku selama tiga hari paska aksi berebut penumpang itu, untuk mengajak tersangka berkelahi.

"Korban mengajak pelaku untuk duel di tempat sepi di TKP di wilayah Cikokol, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang. Kita akan gelar rekontruksi Senin depan (7/11) di TKP, nanti akan lebih jelas kronologis peristiwa," tegas Kapolres.

Sebelumnya pelaku sempat melarikan diri ke Lampung Timur usai aksi pembunuhan tersebut. Hingga akhirnya berhasil ditangkap polisi pada 1 November 2022. [rnd]