Rebutan Perempuan, Tony Babak Belur Dihajar Tujuh Pria

Laporan Wartawan Tribunnews Batam, Zabur

TRIBUNNEWS.COM, BATAM -Gara-gara rebutan wanita untuk dijadikan kekasih, dua sopir angkot terlibat perkelahian, bahkan berbuntut pada pengeroyokan, Sabtu (22/9) sekitar pukul 05.30 WIB.

Pengeroyokan terjadi di depan perumahan Permata Puri Batuaji, Tony Sihombing babak belur dihajar tujuh orang yang dibawa oleh sopir angkot yang dipanggil Babe.

Tiga orang pelaku pengeroyokan termasuk Babe berhasil diamankan polisi dan dijebloskan ke dalam sel tahanan Polsekta Batuaji. Sementara empat orang pelaku lainnya berhasil kabur dan sampai saat ini masih dalam pengejaran anggota polisi.

"Saya tidak tahu, tiba-tiba saja saya dikeroyok. Bahkan saya dipukul dengan kayu, tidak itu saja orang tua Babe juga ikut dalam pengeroyokan itu,"ujar Tony.

Tony mengaku masalah ini dipicu karena Babe juga suka dengan salah satu perempuan yang bekerja di Mukakuning itu. Sementara perempuan itu suka dengannya, sehingga masalah ini membuat salah paham, hingga akhirnya dirinya dituduh mengatakan wanita yang menjadi idamannya itu sebagai pelacur.

"Mereka datang langsung menuduh bahwa saya bilang pacar saya itu adalah pelacur, sehingga terjadi adu mulut dan akhirnya dikeroyok,"ujarnya.

Menurutnya dalam satu minggu ini, sudah pernah bertengkar hingga berkelahi. Pertama berkelahi di depan pintu III Batamindo, kedua dalam kawasan Batamindo Mukakuning.

Sementara Babe sendiri tidak mau menanggapi pengeroyokan yang dilakukannya bersama orangtuanya dan empat pelaku lainnya. Babe memilih diam saat ditanyai saat terjadi pengeroyokan itu.

Kapolsekta Batuaji, Kompol Tua Turnip membenarkan adanya pengeroyokan antara sesama sopir angkot. Tiga pelaku berhasil ditahan dan empat lainnya dalam pengejaran. Beberapa saksi juga diperiksa.

"Kita belum tahu masalah sebenarnya, karena semuanya masih menjalani pemeriksaan. Namun dari keterangan beberapa pelaku dan korban, masalah itu dipicu salah paham karena sama-sama suka dengan perempuan yang bekerja di salah satu perusahaan di kawasan Batamindo Mukakuning itu,"ujarnya.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.