Red 2, Kisah Agen CIA yang Ingin Hidup Normal

Lutfi Dwi Puji Astuti, Wahyu Firmansyah
·Bacaan 2 menit

VIVA – Film bergenre komedi aksi, Red 2 bisa jadi rekomendasi tontonan seru malam ini, Rabu, 4 November 2020. Film yang pernah tayang di bioskop pada 2013 ini merupakan sekuel dari film Red yang tayang pada tahun 2010.

Film ini dibintangi oleh Bruce Willis sebagai Frank Moses, John Malkovich sebagai Marvin Boggs, Helen Mirren sebagai Victoria Winslow, Mary-Louise Parker sebagai Sarah Ross, Anthony Hopkins sebagai Dr. Edward Bailey, Catherine Zeta-Jones sebagai Mayor Jenderal Katja Petrokovich, Brian Cox sebagai Ivan Simanov, Byung-hun Lee sebagai Han Cho Bai, David Thewlis sebagai The Frog, Neal McDonough sebagai Jack Horton, Garrick Hagon sebagai Davis, dan masih banyak lagi.

Film Red 2 ini mendapatkan rating yang cukup baik dari berbagai situs, pada situs IMDb memberikan rating 6,6/10. Sedangkan pada situs Rotten Tomatoes film ini hanya mendapatkan persentase 44 persen.

Film ini bercerita tentang agen CIA, Frank Moses yang mencoba menjalani kehidupan normal dengan pacar Sarah Ross. Sebelum kematian Mavin Boggs, dia mengatakan bahwa masih ada beberapa orang yang mengejarnya.

Frank tidak percaya akan informasi itu. Dia merasa urusannya di masa lalu, termasuk saat dia melaksanakan misi clandestine, misi penyelundupan senjata nuklir ke Rusia masa perang dingin, telah beres.

Di sisi lain, Horton merupakan agen intel AS yang korup meyakinkan agen-agen internasional bahwa Frank dan rekannya adalah teroris dalam pelarian. Sekutu lama Frank, Victoria, memberitahukan kepadanya bahwa dia telah dikontrak oleh MI6 untuk membunuh para buron.

Pembunuh kontrak top lainnya, Han Cho-Bai, juga disewa, untuk membalas dendam terhadap Frank. Cerita Red 2 berlanjut ketika Frank, Marvin, dan Sarah mencuri pesawat Han dan terbang ke Paris untuk menemukan "The Frog", dengan orang Amerika dan Han dalam pengejaran.

Mereka bertemu dengan Katja Petrokovich, agen rahasia Rusia yang memiliki hubungan dengan Frank, yang juga menyelidiki Nightshade. Mereka kemudian menginterogasi The Frog dan Sarah, berharap untuk mengungguli Katja.

The Frog memberi mereka kunci ke kotak keamanannya, yang diambil Katja setelah membius Frank. Marvin, Frank, dan Sarah kemudian mencari sendiri kotak itu dan menemukan dokumen yang menunjuk pada fisikawan Dr. Edward Bailey sebagai pencipta bom Nightshade.

Mereka menemukan Bailey masih hidup, ditahan selama tiga puluh dua tahun dalam penjara dengan keamanan maksimum untuk para penjahat yang gila di London.

Victoria, yang disiagakan oleh Marvin, menyergap trio itu, tetapi membantu memalsukan kematian mereka dan menyusup ke rumah sakit jiwa. Mereka menemukan Bailey yang hiperaktif, tidak mampu bergerak membawanya ke rumah persembunyian Marvin, tempat Bailey mengingat lokasi bom. Lalu bagaimana cerita selanjutnya? Saksikan Red 2 malam nanti.