Red Bull Bantah Rekrut Eks Petinggi Mercedes High Performance Powertrains

Jonathan Noble
·Bacaan 2 menit

Red Bull Racing sangat serius mengembangkan mesin yang akan digunakan untuk F1. Mereka mendirikan perusahaan bernama Red Bull Powertrains Limited. Setelah itu, mengamankan kontrak hingga 2025 dengan Honda selaku produsen power unit.

Sebuah gedung juga disiapkan di Milton Keynes dan dilengkapi teknologi canggih untuk melakukan riset. Kini mereka juga menyeleksi calon pemimpin departemen tersebut, serta menjaring staf dan mekanik.

Menurut Horner, pakar mesin Andy Cowell tak masuk hitungan karena sudah tak tertarik berkecimpung di Formula 1.

“Apa yang dicapainya selama 10 tahun terakhir dalam olahraga ini sangat mengesankan. Dia jelas merupakan kunci dari apa yang dihasilkan Mercedes dan HPP (High Performance Powertrains),” ujarnya.

“Saya kira dia memilih mengejar kegiatan lain di luar Formula 1. Tapi tentu saja, sejauh menyangkut mesin, dia merupakan sosok yang menghasilkan dari tahun ke tahun. Tapi menurut pemahaman saya, ketertarikannya sekarang berada di luar F1.”

Pria Inggris tersebut kemudian menerangkan ide penamaan mesin Red Bull di masa depan. Di masa lalu, mereka sempat menamai power unit buatan Renault dengan TAG Heuer karena ada kerja sama dengan perusahaan jam ternama itu. Namun, sepertinya langkah tersebut tak akan diterapkan pada mesin Honda.

Toyoharu Tanabe, F1 Direktur Teknik, Honda, Masashi Yamamoto, General Manager, Honda Motorsport, Christian Horner, Prinsipal Team, Red Bull Racing, dan Helmut Marko, Konsultan, Red Bull Racing

Toyoharu Tanabe, F1 Direktur Teknik, Honda, Masashi Yamamoto, General Manager, Honda Motorsport, Christian Horner, Prinsipal Team, Red Bull Racing, dan Helmut Marko, Konsultan, Red Bull Racing <span class="copyright">Steven Tee / Motorsport Images</span>
Toyoharu Tanabe, F1 Direktur Teknik, Honda, Masashi Yamamoto, General Manager, Honda Motorsport, Christian Horner, Prinsipal Team, Red Bull Racing, dan Helmut Marko, Konsultan, Red Bull Racing Steven Tee / Motorsport Images

Steven Tee / Motorsport Images

Horner menjelaskan Red Bull telah mulai perekrutan untuk meningkatkan fasilitas di Milton Keynes. Mereka menciptakan struktur tepat tentang rencananya.

“Tentu saja, kami akan mewarisi sebagian besar HRD Inggris, yang merupakan sisi operasional Honda, berbasis di Milton Keynes. Jadi itu memberi kami awalan, karena semua orang sudah kami kenal dan berinteraksi dengan kami, kami akan mencari cara untuk mengambil alih di bawah perusahaan baru.

“Kemudian kami sedang dalam proses menetapkan beberapa peran lain yang akan diisi dalam beberapa pekan dan bulan mendatang. Tapi saya kira, perjanjian kami dengan Honda memberi kami waktu mengumpulkan kelompok orang yang tepat.”