Refleksi 1 Tahun Memimpin di Solo, Gibran Akui Masih Banyak PR

·Bacaan 2 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Refleksi 1 tahun kepemimpinan Gibran akhirnya digelar di Pendapi Gede, Kompleks Balai Kota Solo, Selasa (19/4) petang. Sejumlah pejabat, tokoh dan jajaran Forkopimda hadir dalam acara yang sempat tertunda akibat Covid-19 itu.

Gibran yang ditanya wartawan soal setahun kepemimpinannya mengaku belum puas. Apalagi pada awal tahun kepemimpinannya bersama pasangannya Teguh Prakosa sebagai Wakil Wali Kota, dalam kondisi pandemi Covid-19.

"Banyak belum puasnya. Banjir, pemulihan ekonomi, kan harus digenjot terus. Pengangguran, itu masih jadi PR (pekerjaan rumah), itu kan bukan hanya di Solo," ujar Gibran seusai acara.

"Saya mohon waktu lah. Kan masih satu tahun, satu tahun saja masih pandemi. Saya mohon doanya. Saya fokus di Solo, ngrampungke PR-PR-nya. PR-PR-nya masih banyak," imbuhnya.

Mengenai masalah banjir di Permulung maupun Kali Jenes, Gibran menyatakan sudah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo. Hal itu karena sungai di perbatasan Sukoharjo dan Solo tersebut menjadi ranah mereka.

"Banjir di Permulung itu masalah klasik. Tapi sudah kami koordinasikan dengan BBWS, tenang aja. Jadi wis digambar juga, mohon waktu," bebernya.

Fokus di Solo

Pada usia 1 tahun pemerintahannya, Gibran menegaskan untuk tetap fokus di Solo. Jabatan wali kota, ditegaskannya, bukan batu loncatan untuk meraih jabatan yang lebih tinggi.

"Sekali lagi saya tegaskan, saya fokus di Solo, ngrampungke PR-PR-nya. PR-PR-nya isih okeh (masih banyak)," tandasnya.

Saat disinggung hasil survei yang menempatkan dirinya di posisi teratas sebagai Gubernur Jawa Tengah, putra sulung Presiden Jokowi menegaskan untuk tetap fokus di Solo. Menurutnya, jabatan sebagai wali kota yang dicintainya bukanlah batu loncatan.

"Iyo no resep (nyaman) no. Dikira batu loncatan? Survei yo ben survei saja, aku tetap fokus di Solo aja. PR-nya masih banyak, banyak sekali," katanya.

Optimistis Perekonomian Membaik

Melihat kondisi saat ini, Gibran optimistis perekonomian di Kota Bengawan akan semakin membaik. Apalagi jika sejumlah event budaya, ekonomi, dan lainnya yang telah direncanakan bisa berjalan dengan lancar. Laju pertumbuhan ekonomi diyakininya bisa berada di angka 5,5 persen.

"Targetnya ya 5,5 persen, bisa, bisa. Kalau kondisinya seperti ini terus, dan event-event yang saya sebutkan tadi berjalan, bisa tinggi," tegasnya.

Ke depan, sejumlah event di Solo yang selama ini digratiskan, akan mulai berbayar, meskipun dengan harga tiket yang murah, seperti Taman Bakekambang, Syawalan, Balai Kota, dan lainnya.

"Memang idealnya seperti itu. Misalnya Balekambang, selama ini kan gratis, besok harus bayar masuknya, tapi tetap murah. Warga tetap mengapresiasi. Wong tiketnya Dream Teater aja sudah terjual 6 ribu kok. Kita akan terap menggratiskan beberapa event, nggak semuanya harus berbayar," katanya.

Pasangan Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa dilantik menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, bersama 16 kepala daerah di Kabupaten/Kota lainnya, Jumat 26 Februari 2021. Pasangan yang diusung PDIP itu berkomitmen untuk mempercepat pemulihan ekonomi seiring proses vaksinasi Covid-19. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel