Refleksi Khofifah: Hari Pahlawan Jadi Momentum Bangkit dari Pandemi

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berharap Hari Pahlawan jadi momentum bangkit di masa pandemi COVID-19. Menurutnya, karakter kepahlawanan adalah tangguh, tidak mudah menyerah, penuh keikhlasan dan rela berkorban.

"Mari kita lakukan refleksi sesuai dengan tantangan kekinian yang harus dijawab dengan meneladani karakter pahlawan. Mereka sudah memberikan dedikasi terbaiknya untuk bangsa dan negara," ucap Rabu (10/11/2021).

Khofifah mencontohkan, pada era digitalisasi teknologi, pola perjuangan yang diterapkan berbeda dengan saat revolusi kemerdekaan.

Menurut dia, persaingan bukan lagi pada kekuatan senjata, tapi kemampuan penguasaan teknologi sehingga menjadi tantangan yang harus dihadapi generasi sekarang. Proses digitalisasi, lanjut dia, telah merambah pada semua lini, mulai dari informasi, ekonomi, budaya dan berbagai sektor lainnya.

"Digitalisasi teknologi dengan menggunakan Artificial Intelegent mampu menghasilkan big data yang mencakup segala aktivitas pergerakan semua bidang. Saya mengajak masyarakat dan semua elemen untuk melakukan transformasi digital dalam berbagai sektor," katanya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Renungan Suci

Pada Rabu dini hari juga dilakukan renungan suci di Taman Makam Pahlawan 10 November di Jalan Mayjen Sungkono Surabaya.

Tepat pukul 00.00 WIB, Khofifah beserta para pejabat Forkopimda Jatim melakukan apel sekaligus mengenang dan mendoakan arwah para pahlawan.

"Kami menyampaikan hormat sebesar-besarnya atas kesucian pengabdian yang dilakukan demi memperjuangkan kemerdekaan," kata Gubernur Khofifah.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel