Reforma Agraria adalah Proses Restrukturisasi Agraria. Simak Penjelasan Lengkapnya!

Reforma Agraria adalah Proses Restrukturisasi Agraria. Simak Penjelasan Lengkapnya!
Reforma Agraria adalah Proses Restrukturisasi Agraria. Simak Penjelasan Lengkapnya!

RumahCom – Setidaknya ada dua hal yang saat ini menjadi pemicu konflik agraria. Pertama, karena kurang tepatnya hukum dan kebijakan pengatur masalah agraria. Baik terkait dengan pandangan atas tanah, status tanah dan kepemilikan, hak-hak atas tanah, maupun metode untuk memperoleh hak-hak atas tanah. Kedua, karena kelambanan dan ketidakadilan dalam proses penyelesaian sengketa tanah, yang akhirnya berujung pada konflik.

Oleh karena itu, munculah program reforma agraria adalah dengan tujuan mempersempit ketimpangan penguasaan dan pemilikan tanah. Harapannya memberikan harapan baru untuk perubahan dan pemerataan sosial ekonomi masyarakat secara menyeluruh. Reforma agraria merupakan salah satu Program Prioritas Nasional yang ditingkatkan Pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Menilik sebelumnya pada UU Pokok Agraria tahun 1960, terdapat tiga tujuan mulia yang ingin dicapai. Pertama, menata ulang struktur agraria yang timpang jadi berkeadilan. Kedua, menyelesaikan konflik agraria, dan ketiga mensejahterakan rakyat setelah reforma agraria dijalankan.

  • Reforma Agraria Adalah

  • Mengapa Perlu Reforma Agraria

  • Gugus Tugas Reforma Agraria Adalah

  • Tanah Objek Reforma Agraria Adalah

  • Akses Reforma Agraria Adalah

[ArticleCallout]{ “title”: “Apa Itu Sengketa Tanah? Ini Penjelasannya dan Contoh Kasusnya di Indonesia”, “excerpt”: “Cek selengkapnya di sini mengenai sengketa tanah!”, “link”: “https://www.rumah.com/panduan-properti/apa-itu-sengketa-65436”, “image”: “https://img.iproperty.com.my/angel/520×300-crop/wp-content/uploads/sites/5/2022/05/23215409/Alt-Text-Apa-Itu-Sengketa-Tanah_-Ini-Penjelasannya-dan-Contoh-Kasusnya-di-Indonesia.jpg” } [/ArticleCallout]

Reforma Agraria Adalah

<em>Reforma agraria secara fundamental memberikan program-program yang dapat menuntaskan masalah kemiskinan masyarakat desa dan lainnya. Sumber: Istimewa</em>
Reforma agraria secara fundamental memberikan program-program yang dapat menuntaskan masalah kemiskinan masyarakat desa dan lainnya. Sumber: Istimewa

Reforma agraria adalah penataan kembali struktur penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah yang lebih berkeadilan melalui Penataan Aset dan disertai dengan Penataan Akses untuk kemakmuran rakyat Indonesia. Reforma agraria secara fundamental memberikan program-program yang dapat menuntaskan masalah kemiskinan masyarakat desa, meningkatkan kesejahteraan dengan kemandirian pangan nasional. Kemudian meningkatkan produktivitas tanah hingga memberikan pengakuan hak atas tanah yang dimiliki baik secara pribadi, negara, dan tanah milik umum yang pemanfaatannya untuk memenuhi kepentingan masyarakat.

Sejak 2005, Kementerian ATR/BPN juga telah melaksanakan sosialisasi Reforma Agraria kepada berbagai pihak. Dengan perangkat peraturan perundang-undangan pertanahan yang ada, Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA) di berbagai daerah telah disosialisasikan dan ditindaklanjuti untuk kepentingan masyarakat.

Namun demikian, terhadap target TORA yang berada dalam kewenangan kementerian/lembaga lain, yang juga membutuhkan penetapan tersendiri untuk dapat dijadikan sebagai TORA. Sosialisasi dan tindak lanjut kegiatan Reforma Agraria baru dapat dilakukan setelah penetapan landasan hukum yang memadai, yang disepakati berupa Peraturan Presiden tentang Reforma Agraria.

Mengapa Perlu Reforma Agraria

<em>Reforma agraria adalah salah satu upaya pemerataan dilakukan pemerintah</em>.<em>Sumber: Istimewa</em>
Reforma agraria adalah salah satu upaya pemerataan dilakukan pemerintah.Sumber: Istimewa

Reforma agraria diperlukan untuk peningkatan produktivitas rakyat, serta mengatasi kesenjangan kepemilikan lahan. Ini dikarenakan reforma agraria adalah salah satu upaya pemerataan yang sedang dilakukan oleh pemerintah. Melalui program Reforma Agraria ini, pemerintah tidak hanya memberikan hak milik atas lahan kepada petani tetapi juga sekaligus memberikan akses permodalan, pasar, serta keterampilan yang diperlukan.

Penggarap atau petani akan mendapatkan dukungan, baik melalui Dana Desa atau sumber lainnya. Mulai dari penyediaan alat produksi pertanian, bibit unggul, penyediaan fasilitas pasca panen seperti pengering ataupun gudang, fasilitas penyediaan Kredit Usaha Rakyat. Bahkan, mendapatkan jaminan pemasaran untuk hasil produksinya, dengan menugaskan BUMN dan perusahaan besar untuk menjadi avails, offtaker dan memberikan pendampingan

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan A. Djalil mengatakan bahwa reforma agraria terbagi dalam 2 komponen, penataan aset dan penataan akses. Mau punya rumah dengan akses yang ke mana-mana mudah? Cek pilihan rumahnya di kawasan Cibinong, Bogor, dengan harga di bawah Rp700 jutaan di sini!

Gugus Tugas Reforma Agraria Adalah

<em>GTRA diharapkan dapat segera mengintegrasikan dan memadukan seluruh Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah Daerah untuk bekerja sama dalam menyelesaikan sengketa lahan yang terjadi di masyarakat. Sumber: </em><a href="https://www.pexels.com/photo/aerial-photography-of-river-beside-cropland-1667597/" rel="nofollow noopener" target="_blank" data-ylk="slk:Pexels – Tom Fisk" class="link "><em> Pexels – Tom Fisk</em></a>
GTRA diharapkan dapat segera mengintegrasikan dan memadukan seluruh Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah Daerah untuk bekerja sama dalam menyelesaikan sengketa lahan yang terjadi di masyarakat. Sumber: Pexels – Tom Fisk

Pemerintah membentuk Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) sebagai wadah koordinasi lintas sektor untuk mendukung percepatan pelaksanaan Program Strategis Nasional Reforma Agraria. GTRA merupakan tim yang membantu pelaksanaan tugas Tim Reforma Agraria Nasional yang berada di Pusat, Provinsi, dan Kabupaten/Kota. GTRA diharapkan dapat segera mengintegrasikan dan memadukan seluruh Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah Daerah untuk bekerja sama dalam menyelesaikan sengketa lahan yang terjadi di masyarakat.

Tugas Gugus Tugas Reforma Agraria Pusat adalah mengkoordinasikan penyediaan Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) dalam rangka Penataan Aset di tingkat pusat. Kemudian mengkoordinir pelaksanaan Penataan Akses di tingkat pusat,mengkoordinasikan integrasi pelaksanaan Penataan Aset dan Penataan Akses di tingkat pusat,menyampaikan laporan hasil Reforma Agraria kepada Tim Reforma Agraria Nasional. Lalu mengkoordinasikan dan memfasilitasi penanganan Sengketa dan Konflik Agraria, dan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas Gugus Tugas Reforma Agraria Provinsi dan Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten/Kota.

Adapun susunan Gugus Tugas Reforma Agraria Pusat adalah Ketua yakni Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN; Wakil Ketua: Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Energi, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup Kemenko Perekonomian; Ketua Pelaksana Harian: Dirjen Penataan Agraria Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN. Anggota Gugus Tugas Reforma Agraria ini sebagian berasal dari kementerian dan lembaga yang menjadi anggota Tim Reforma Agraria Nasional.

Tanah Objek Reforma Agraria Adalah

<em>Pemerintah menargetkan untuk merealisasikan pendataan 4 juta hektar lebih tanah negara. Sumber: Istimewa</em>
Pemerintah menargetkan untuk merealisasikan pendataan 4 juta hektar lebih tanah negara. Sumber: Istimewa

Ada yang menjadi subjek dan objek Reforma Agraria. Kalau subjeknya terdiri dari Orang Perseorangan yang memenuhi syarat, Kelompok Masyarakat dengan Hak Kepemilikan Bersama, dan Badan Hukum yang memenuhi syarat. Sedangkan objek Reforma Agraria terdiri dari:

  • Eks-Hak Guna Usaha, Tanah Terlantar, dan Tanah Negara Lainnya

  • Tanah dari Penyelesaian Konflik Sengketa Agraria

  • Tanah dari Pelepasan Kawasan Hutan dan Partisipasi Masyarakat

Sehubungan dengan itu, Presiden Joko Widodo mengingatkan para menteri terkait agar merealisasikan pendataan 4 juta hektar lebih tanah negara untuk diberikan kepada rakyat. Termasuk program sertifikasi tanah bagi masyarakat yang tidak mampu. Dalam beberapa kesempatan, Presiden juga meminta Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional untuk tak hanya fokus menuntaskan program sertifikasi lahan bagi masyarakat tidak mampu. Namun juga segera melakukan pendataan dan penataan sekitar 4,9 juta hektar tanah negara yang bisa diberikan kepemilikannya kepada rakyat. Termasuk di dalamnya tanah Hak Guna Usaha yang tidak diperpanjang serta tanah-tanah terlantar.

[PropertyTip]Reforma Agraria dimaknai sebagai penataan aset (<em>asset reform</em>) plus penataan akses (<em>access reform</em>). Penataan aset dalam hal ini adalah penataan kembali struktur penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah yang lebih berkeadilan.[/PropertyTip]

Akses Reforma Agraria Adalah

<em>Penataan Akses Reforma Agraria bisa berbentuk fasilitasi permodalan, pembangunan sarana dan prasarana, atau pendidikan dan pelatihan. Sumber: Istimewa</em>
Penataan Akses Reforma Agraria bisa berbentuk fasilitasi permodalan, pembangunan sarana dan prasarana, atau pendidikan dan pelatihan. Sumber: Istimewa

Akses reforma agraria adalah sebuah proses pemberdayaan masyarakat berbasis tanah. Hal ini dilakukan pasca diberikannya sertifikat tanah atau legalisasi aset. Tujuannya adalah untuk meningkatkan taraf kesejahteraan dari masyarakat. Selain itu juga, untuk mencegah resiko pemilik tanah kehilangan hak atas tanahnya.

Program ini juga tercantum dalam salah satu program yang tertulis di naskah Strategi Nasional Pelaksanaan Reforma Agraria Pemerintahan Jokowi. Pendampingan terhadap subjek reforma agraria harus dijalankan untuk menjamin agar hak atas tanah yang didapatkan dapat digunakan dengan optimal dan meminimalisir hilangnya hak atas tanah hasil reforma agraria karena ketidakmampuan masyarakat subjek reforma agraria dalam mengelola. Penataan akses bisa berbentuk fasilitasi permodalan, pembangunan sarana dan prasarana, atau pendidikan dan pelatihan.

Simak penjelasan supaya hoki beli rumah di video ini!

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

[AskGuru][/AskGuru]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel