Rejang Lebong berharap BNPB setujui hibah penanggulangan bencana

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, berharap Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyetujui usulan dana hibah penanggulangan bencana di daerah itu.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rejang Lebong Shalahudin saat dihubungi di Rejang Lebong, Kamis, mengatakan BPBD dan bupati Rejang Lebong sudah melakukan audiensi dengan pihak BNPB terkait dengan usulan dana hibah pemkab setempat belum lama ini.

"Saat ini usulan bantuan dana hibah rehabilitasi dan rekonstruksi penanggulangan bencana Pemkab Rejang Lebong tersebut sudah ada jawabannya. Intinya pihak BNPB akan memproses usulan yang sudah kita ajukan," kata dia.

Baca juga: BPBD: Banjir putuskan pangkal jembatan di Rejang Lebong

Dia menjelaskan, usulan bantuan dana hibah penanggulangan dampak bencana alam yang diajukan Pemkab Rejang Lebong ini sangat mereka harapkan mengingat anggaran yang dimiliki daerah itu saat ini masih terbatas.

Beberapa usulan penanggulangan bencana yang dilakukan Pemkab Rejang Lebong ini, kata dia, sangat mendesak dilakukan seperti perbaikan jembatan beton yang menghubungkan Desa Dusun Sawah, Kecamatan Curup Utara dengan Kelurahan Talang Benih, Kecamatan Curup yang nyaris putus akibat pangkal jembatannya digerus banjir pada 31 Agustus dan 7 November 2022.

Baca juga: BPBD peringatkan 40 titik di Rejang Lebong rawan bencana

"Perbaikannya kalau menggunakan dana APBD Kabupaten Rejang Lebong terlebih dahulu harus dianggarkan dalam APBD, sedangkan APBD tahun 2023 sudah disahkan sehingga baru bisa dimasukkan pada APBD Perubahan bulan September 2023 mendatang," katanya.

Sedangkan untuk usulan lainnya, kata dia, adalah perbaikan Jembatan Duku Ulu-Cawang Lama di Kecamatan Selupu Rejang. Kemudian perbaikan jembatan Trans Taktoi, Kecamatan Padang Ulak Tanding, pelapis tebing di Pasar Baru, Kecamatan Curup.

Baca juga: BNPB tekankan daerah perkuat strategi penanggulangan bencana

Kemudian pembangunan pelapis tebing di Desa Tasik Malaya, Kecamatan Curup Utara, pembangunan pelapis tebing di Desa Pal Batu, Kecamatan Selupu Rejang. Perbaikan irigasi induk di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Sindang Beliti Ilir serta beberapa lokasi lainnya.