Rekaman Black Box Sukhoi Harus Dibuka ke Publik


Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kotak hitam(black box) pesawat Sukhoi Superjet 100 dikabarkan sudah diketahui keberadaannya, Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) pun didesak untuk segera mengumumkan percakapan rekaman terakhir pesawat buatan Rusia tersebut. Tentunya setelah proses evakuasi korban tuntas dilakukan.

"Setelah itu semua selesai,dan kotak hitam (black box) ditemukan baru kita mendesak kepada KNKT untuk mengumumkan kepada publik secara transparan dan tidak ditutup-tutupi," kata Anggota Komisi V DPR, Marwan Jafar dalam pesan singkatnya kepada Tribunnews.com, Senin(14/5/2012).

Menurut Marwan, sebelum adanya black box, penyebab jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 janganlah dimunculkan spekulasi bermacam-macam. Semua pihak kata Marwan haruslah bersabar terlebih dahulu menunggu black box pesawat.

"Kita tidak usah berdebat dulu,berspekulasi dan saling menyalahkan antara satu sama lain, sebelum kotak hitam (black box) ditemukan,dan dibuka secara seksama,hasilnya seperti apa, sehingga bisa diketahui secara valid sebab musabab jatuhnya pesawat tersebut .Kita fokus untuk mengevakuasi para korban sampai tuntas,dan mengidentifikasi para korban secara paripurna pula," jelasnya.

Sebelumnya memang banyak spekulasi penyebab jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100, mulai dari kendala komunikasi antara pilot d ATC Bandara Soekarno-Hatta, rusaknya sistem navigasi, pilot yang melakukan manuver berlebihan hingga ke kabar adanya pembajakan.

Jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 lanjut Marwan sangat mengagetkan dunia penerbangan nasional. Bahkan,musibah tersebut dengan cepat menjadi isu dunia,dan sekaligus menjadi perbincangan dunia penerbangan internasional.

Betapa tidak pesawat komersial tersebut didesain dan dirancang secara super canggih. Meskipun dalam medan dan cuaca yang sulit, pada akhirnya jatuhnya pesawat buatan Sukhoi itu ditemukan dengan keadaan berkeping-keping dan seluruh penumpangnya meninggal dunia.

"Kita berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah itu. Kerja keras Basarnas,TNI,Polri,KNKT,Kementerian-kementerian yang terkait,dan semua elemen masyarakat yang membantu peristiwa naas tersebut dalam upaya menemukan dan mengevakuai keping-keping pesawat dan para korban,patut kita beri apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kerja keras semuanya itu. Rasa tolong menolong dan gotong royong bangsa kita begitu menonjol.Mereka kerja tanpa lelah,disamping memang karena kewajiban tugas yang mereka emban,"pungkas Marwan.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.