Rekomendasi Jejouw Bagi Para Pemburu Sneakers dan Streetwear di Singapura

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Kalau bicara Singapura tak lepas dari namanya fashion. Singapura adalah pusatnya perkembangan fashion. Dengan bermacam brand internasional maupun lokal memiliki kualitasnya tidak kalah bagus dengan yang lain, seperti sneaker dan fashion streetwear.

Wajar jika Singapura kerap dianggap menjadi surga belanja bagi kolektor sneaker dan fashion streetwear. Bagi Anda yang kerap mencari fashion item di Singapura mungkin tidak asing dengan brand lokal, seperti Dover Street Market, SBTG, dan Limited Edition.

Bicara kualitas, brand asal Singapura itu memiliki kualitas yang tak kalah dengan brand internasional dunia bahkan mereka kerap diajak kolaborasi dengan brand lain untuk menghasilkan produk fashion yang ternama.

Hal itu juga diungkapkan oleh Jeffry Jouw atau bisa dikenal dengan sebutan Jejouw dalam podcast dengan tagline ‘Obrolan Sneaker Hingga Streetwear di Singapura’ bersama Jejouw, Live di Instagram @liputan6, Jumat (29/10/2021).

Dalam podcast kali ini, Jejouw mengenalkan Mark Ong sebagai Founder dari salah satu brand streetwear dan kustomisasi sneakers ternama dari Singapura yaitu Sabotage atau yang dikenal dengan brand SBTG. Jejouw mengatakan selalu menyempatkan diri ke store Mark jika ke Singapura.

Obrolan Sneaker Hingga Streetwear di Singapura bareng Jejouw featuring Mark Ong dari SBTG Surplus & Co.
Obrolan Sneaker Hingga Streetwear di Singapura bareng Jejouw featuring Mark Ong dari SBTG Surplus & Co.

Hal ini dimulai dari Mark Ong yang sangat tertarik dunia Skateboard, design sneakers yang ia produksi pun terinspirasi dari perjalanan selama bermain Skateboard.

Pada awalnya, Mark berhasil menjual produk nike hasil kustomisasi pada tahun 2002. Mark sendiri memiliki merk sepatu yang ia sukai, yaitu New Balance. Ia juga tak sungkan untuk menunjukkan sepatu favoritnya dalam obrolan tersebut.

“SBTG adalah toko yang memiliki produk sneaker yang limited di Singapura. Sebagai contoh sneaker Hasil Kolaborasi SBTG dengan New Balance dan Nike. Produk tersebut tidak bisa ditemui di Jakarta,” ucap Jejouw.

Mark Ong dari SBTG Surplus & Co.
Mark Ong dari SBTG Surplus & Co.

Lebih lanjut, Jejouw mengatakan bahwa SBTG, terdapat produk limited yang tidak ditemukan di lain tempat. Produknya yang terbatas, unik, dan berkualitas, membuat jejeran bintang seperti Stephen Curry dan juga Kobe Bryant sebagai pengguna produknya.

Salah satu koleksi sneakers Jejouw.
Salah satu koleksi sneakers Jejouw.

Jejouw pada kesempatan live minggu alu menunjukan salah satu koleksi sneaker yang ia gunakan, yaitu New Balance 550 Men’s Sneaker Shoes. Sepatu tersebut juga ternyata masuk dalam koleksi pribadi Mark Ong. Jejow menyebutkan, ia mulai mengoleksi sepatu New Balance sejak 2019, saat Mark Ong menunjukan koleksinya dengan New Balance.

Dalam sesi Instagram live kemarin, selain SBTG, Jejouw juga merekomendasikan Dover Street Market sebagai lokasi untuk mencari baranG-barang langka di Singapura.

Jejow saat berada di Dover Street Market Singapura/Instagram @jejouw.
Jejow saat berada di Dover Street Market Singapura/Instagram @jejouw.

“Gw biasanya selalu datang ke Dover Street Market. Di sana banyak tok-toko yang memiliki produk streetwear dan unik, seperti Balenciaga, Gucci dan produk yang tidak bisa ditemukan di Jakarta,” tutur Jejouw.

Terbaru adalah Dover Street Market dengan Bamford London yang mengeluarkan produk jam tangan bergambar Snoopy--cerita kartun dari Inggris-- yang hanya dijual 100 jam tangan.

Dover Street Market Singapore.
Dover Street Market Singapore.

Dover Street Market (DSM) terletak di Dempsey Hill, di sana Anda akan melihat lebih jelas apa yang sedang hype. DSM adalah butik multi-label yang didirikan oleh desainer Rei Kawakubo, Rei juga merupakan pendiri merek Jepang Commes des Garcon.

“Gw selalu ke sini kalau ke Singapura. Soalnya mereka selalu update dengan produk-produk mereka. Setiap season pasti berubah,” tutur Jejouw.

DSM merupakan butik yang luas di dalam kompleks COMO Dempsey oleh Kawakubo. Brand ternama seperti Balenciaga, Thom Browne, dan The Row terletak di bagian masing-masing, sedangkan koleksi Commes des Garcon dapat ditemukan di sana.. Anda juga dapat menemukan merek lain seperti JW Anderson, Jacquemus, Molly Goddard, Vetements dan Good Design Shop, serta Nike Lab, di DSM.

Jejouw saat berada di Wheelers Yard Singapura/Instagram @Jejouw.
Jejouw saat berada di Wheelers Yard Singapura/Instagram @Jejouw.

Selain belanja, Jejouw juga berbagi pengalaman untuk chill di Wheelers Yard Singapura. Di sana banyak toko - toko yang bisa didatangi bagi para pemburu sneaker.

Wheelers Yard Singapura.
Wheelers Yard Singapura.

Wheelers Yard adalah tempat dimana barang vintage, kopi, serta sepeda bertemu menjadi padu padan yang cantik. Di wheelers Yard kamu dapat menemukan tempat yang menjual jersey sepeda serta aksesoris menarik lainnya sambil menyeruput kopi hangat dan makan setelah bersepeda. Cafe ini bukan hanya untuk kamu yang pecinta sepeda, namun bagi yang ingin menikmati suasana industrial serta beristirahat sejenak juga bisa memasukan Wheelers Yard sebagai referensi jalan-jalan nanti.

Jejouw mendatangi Leftfoot di Singapura/Instagram @Jejouw.
Jejouw mendatangi Leftfoot di Singapura/Instagram @Jejouw.

Jejejow juga menyebutkan suatu tempat untuk berburu sneakers, yaitu, Leftfoot. Leftfoot bisa menjadi rekomendasi berburu sneakers berikutnya. Di sana, banyak sneaker yang bisa didapatkan dari berbagai macam brand.

Leftfoot.
Leftfoot.

Untuk Leftfoot, merupakan toko sneaker pertama yang ada di Singapura. Leftfoot sendiri didirikan tahun 2003 oleh Anthony Ho dan Kevin Lauw. Selain itu Leftfoot memiliki pemilihan produk yang sangat berhati-hati dan potensial sebagai trendsetter. Hal itu dikarenakan Leftfoot memiliki koleksi merk yang mungkin belum diketahui banyak orang, menjadi brand yang ada dalam radar Sneakerhead Singapura.

Bukan hanya produk sneaker langka dan baru, namun di sana banyak item sneaker yang menjual banyak yang vintage. Mulai dari Vans Vintage, Nike, sampai Adidas. Oleh karena itu, Leftfoot sebagai toko yang unik dan menjadi salah satu toko yang patut dikunjungi untuk para pecinta sneaker.

Terakhir kamu bisa mendapatkan produk limited edition dengan koleksi pilihan sneaker lainnya. Salah satunya, Sustainability shoes concept dari Nike.

Nike.
Nike.

Selain itu, Jejouw, juga merekomendasikan, surganya streetwear dan produk vintage bisa ditemukan di Hajilane dan Arab lane. Di sana banyak barang-barang yang bisa dibeli.

Tak hanya itu, dalam podcast itu, Dylla Agnesia, juga merekomendasikan untuk streetwear bisa ditemukan di daerah Bukit Timah. Di sana banyak barang yang vintage.

Acara podcast tersebut juga membahas mengenai perkembangan tren fashion streetwear di Singapura. Hal itu bisa menjadi referensi kaula muda Indonesia yang haus akan fashion.

Nah, bagi kamu yang ketinggalan, bisa saksikan ‘Obrolan Sneaker Hingga Streetwear di Singapura’ pada IGTV di Instagram @liputan6 Hidupkan Kembali Impian Koleksi Sneaker dan Streetwear-mu di Singapura.

(*)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel