Rekor 100 persen hancur, Warlord ternyata bisa dihentikan

Redzi Arya Pratama
Bigetron Alpha

Anak ajaib di Mobile Legends: Bang Bang Professional League season 5, Rizky “Warlord” Agustian, ternyata bisa dihentikan.

Sejak muncul di MPL season 5, Warlord memang tampil mengejutkan. Performanya begitu maksimal sebagai salah satu midlaner Bigetron Alpha. Ia pun mendapat julukan supersub karena selalu tampil prima ketika dimainkan.

Bocah asal Pontianak ini bisa dibilang belum reguler dimainkan BTR. Ia masih sering dicadangkan saat Annisa yang bermain. Hal ini karena Warlord masih sekolah dan bolak-balik Pontianak-Jakarta tiap weekendnya.

Namun, kembali lagi. Permainan Warlord sangat memuaskan di MPL season 5. Bahkan Bigetron selalu menang ketika memainkan Warlord sebelum pekan ketujuh kemarin. Winratenya mencapai 100 persen.

Namun, rekor tersebut akhirnya pecah di pekan ketujuh. Tak tanggung-tanggung, Warlord harus langsung menerima kekalahan pada empat game beruntun alias dua laga menghadapi RRQ Hoshi dan EVOS Legends.

Warlord sebenarnya tak bermain buruk pada kedua laga tersebut. Ia bahkan mendapat MVP sekali pada masing-masing match, tepatnya di game pertama melawan RRQ saat memakai Lunox (8-5-1). Kemudian game pertama menghadapi EVOS menggunakan Harith (10-7-2).

Sayang seribu sayang, Warlord tak bisa bermain sendirian. Meski dia berjuang menjadi carry tim, keempat rekannya tak bisa memperlihatkan permainan yang sempurna.

Kesinambungan apik yang biasa diperlihatkan BTR tak berjalan. Inovasi yang sebelumnya selalu berhasil, kini gagal (Terlihat dari Johnson-nya Dreams dan Badang Bravo di game kedua melawan RRQ).

Keberadaan Warlord seakan juga memaksa Bigetron bermain dengan meta normal. Hanya sekali mereka memakai hyper carry pada empat game itu yakni di game kedua melawan RRQ, yang mana Warlord menggunakan Nana. Sisanya, Warlord berbagi buff dengan Branz dan menjadi midlaner carry.

Hal ini menjadi pe-er besar bagi Warlord maupun pelatih Ruben sendiri. Melihat EVOS dan RRQ berhasil membantai mereka, bisa saja tim-tim lain meniru cara yang sama untuk menghentikan langkah BTR di pekan kedelapan dan playoff nanti.

BACA JUGA: Ada potensi playoff MPL season 5 dihelat online