Rekor Ciamik Timnas Indonesia di Semifinal Piala AFF: 9 Kali Pijak Babak 4 Besar, 6 Kali Lolos ke Final

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Singapura - Timnas Indonesia berhasil memastikan tiket ke final Piala AFF 2020. Kemenangan 4-2 atas tuan rumah Singapura pada leg kedua semifinal yang berlangsung di National Stadium, Singapura, Sabtu (25/12/2021) malam WIB, menggaransi laju ke final.

Kemenangan itu membuat tim asuhan Shin Tae-yong menang 5-3 secara agregat atas Singapura. Namun, di laga leg kedua itu, Elkan Baggott dan kolega harus bekerja ekstra keras meraih kemenangan. Padahal, Singapura bermain dengan delapan pemain setelah mereka mendapatkan tiga kartu merah.

Apa pun itu, Timnas Indonesia tetap melaju ke babak final dan akan menantikan lawan di antara Thailand atau Vietnam. Kedua tim itu baru akan menjalankan laga leg kedua babak semifinal pada Minggu (26/12/2021) malam WIB.

Kemenangan Tim Merah-Putih atas Singapura di Piala AFF 2020 kian memperpanjang rekor apik Indonesia di babak semifinal ajang tersebut. Sepanjang 12 kali penyelenggaraan Piala AFF, Indonesia berhasil sembilan kali lolos ke babak semifinal.

Timnas Indonesia mencapai semifinal pada Piala AFF 1996, 1998, 2000, 2002, 2004, 2008, 2010, 2016, dan 2020. Dari sembilan kali tampil di semifinal, hanya tiga kali laju Timnas Indonesia terhenti di fase tersebut, yakni pada 1996, 1998, dan 2008.

Dihentikan 3 Lawan Berbeda

Piala AFF - Ilustrasi Logo Piala AFF 2020 (Bola.com/Adreanus Titus)
Piala AFF - Ilustrasi Logo Piala AFF 2020 (Bola.com/Adreanus Titus)

Pada Piala AFF 1996, Indonesia berhasil melaju ke semifinal. Namun, saat itu Aples Tecuari dan kolega kalah 1-3 dari Malaysia.

Saat itu, Piala AFF masih mempertandingkan perebutan peringkat ketiga. Namun, di laga perebutan peringkat ketiga itu, Indonesia kembali menelan kekalahan 2-3 dari Vietnam.

Piala AFF 1998 dilangsungkan di Vietnam. Saat itu Indonesia melaju hingga semifinal. Namun, di fase tersebut mereka takluk tipis dari Singapura dengan skor 1-2.

Di ajang tersebut, Indonesia mendapatkan gelar hiburan dengan menempati urutan ketiga. Saat itu, Uston Nawawi dan kolega menang 5-4 atas Thailand di perebutan tempat ketiga.

Terakhir kali laju Indonesia terhenti di semifinal di Piala AFF terjadi pada 2008. Saat itu, Piala AFF tidak lagi mengenal perebutan juara ketiga.

Babak semifinal dilangsungkan dalam dua leg. Pada leg pertama yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, tim asuhan Beny Dollo kalah tipis 0-1 dari Thailand berkat gol dari Teerasil Dangda di awal babak pertama.

Di leg kedua, Nova Arianto yang kini jadi salah satu asisten Shin Tae-yong sempat membuat Indonesia unggul di menit kesembilan. Namun, Thailand berhasil mencetak dua gol di babak kedua untuk membalikan keadaan dan memaksa pulang skuad Indonesia.

Tanpa Beban di Final

Luar Biasa! Timnas Indonesia berhasil lolos ke final usai menang 4-2 (2-2) atas Singapura di leg kedua semifinal Piala AFF 2020 di Stadion Nasional Singapura, Sabtu (25/12/2021). Pratama Arhan dan Nadeo Argawinata mejadi aktor penting kelolosan Timnas Indonesia. (AFP/Roslan Rahman)
Luar Biasa! Timnas Indonesia berhasil lolos ke final usai menang 4-2 (2-2) atas Singapura di leg kedua semifinal Piala AFF 2020 di Stadion Nasional Singapura, Sabtu (25/12/2021). Pratama Arhan dan Nadeo Argawinata mejadi aktor penting kelolosan Timnas Indonesia. (AFP/Roslan Rahman)

Indonesia datang ke Piala AFF 2020 dengan skuad muda. Bahkan, rataan skuad asuhan Shin Tae-yong jadi yang termuda di ajang tersebut yakni 23,8 tahun.

Hanya Vietnam yang mendekati rataan usia para penggawa Indonesia. Rataan usia tim asuhan Park Hang-seo adalah 24,73 tahun.

Hal itu membuat Indonesia harusnya tampil tanpa beban di laga final nanti. Menghadapi Vietnam atau Thailand di babak final harusnya bukan jadi persoalan utama.

Asnawi Mangkualam dkk harus menikmati laga itu dengan sebaik mungkin. Para penggemar sepak bola Tanah Air juga tidak perlu memberikan beban harus juara kepada mereka.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel