Rekor Harian Aceh: 267 Orang Positif COVID-19 Usai Lebaran

·Bacaan 2 menit

VIVA – Kasus COVID-19 di Aceh terus meningkat, terutama pasca lebaran Idul Fitri 1442 H. Kemarin, Rabu 26 Mei 2021, warga yang terkonfirmasi positif mencapai 267 orang. Jumlah itu kini menjadi rekor tertinggi kasus harian selama pandemi sejak 2020 lalu.

Kasus harian tertinggi tercatat tahun lalu serbanyak 212 orang, yang terkonfirmasi positif COVID-19 pada 13 September 2020, atau lebih rendah 55 orang dibandingkan yang dilaporkan 26 Mei 2021 kemarin.

“Kasus baru yang terkonfirmasi kemarin telah melampaui jumlah kasus harian tertinggi pada tahun lalu,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani, Kamis, 27 Mei 2021.

Baca juga: Moeldoko Bantah Abaikan Arahan Jokowi soal Pegawai KPK Tak Lolos TWK

Dari 267 kasus baru positif COVID-19 itu, yang paling banyak adalah warga Banda Aceh yakni mencapai 66 orang. Kemudian disusul berturut-turut warga Kabupaten Pidie sebanyak 53 orang, Aceh Besar 36 orang, Pidie Jaya 25 orang, dan warga Lhokseumawe 19 orang.

Selanjutnya yang positif baru warga Aceh Timur 13 orang, Aceh Tengah 11, Gayo Lues 9, warga Aceh Utara, dan Bireuen, sama-sama tujuh kasus. Selanjutnya warga Aceh Singkil empat orang, warga Bener Meriah, Aceh Jaya, dan Aceh Barat masing-masing dua orang.

Sementara Kota Langsa, Nagan Raya dan Kabupaten Aceh Selatan masing-masing bertambah positif satu orang. Sisanya sebanyak delapan orang lagi merupakan warga dari luar Aceh, sesuai data identitas kependudukan yang mereka miliki.

Meyikapi lonjakan kasus positif harian COVID-19 yang mencapai 267 orang tersebut, Saifullah meminta warga untuk tidak panik. Bila terjadi kepanikan, menurutnya alih-alih menyelesaikan masalah lonjakan kasus harian COVID-19, melainkan dapat memicu pelbagai permasalahan baru.

Lalu ia menganjurkan, agar masyarakat menyikapi lonjakan kasus ini dengan meningkatkan kewaspadaan dan proaktif melakukan upaya-upaya pemutusan rantai penularan virus Corona di lingkungan sekitarnya.

Relawan COVID-19 di tingkat desa juga diminta aktif menyampaikan imbauan kepada semua orang, untuk patuh pada anjuran medis dan menjalankan protokol kesehatan.

“Bersikap waspada dan menjalankan protokol kesehatan sembari berdoa agar kita semua terhindari dari penularan virus Corona,” katanya.

Secara kumulatif kasus COVID-19 di Aceh, Rabu kemarin, telah mencapai 13.848 kasus. Rinciannya, para penyintas, yang sudah sembuh dari COVID-19 sebanyak 11.121 orang. Penderita yang kini dirawat 2.171 orang, dan pasien yang meninggal dunia sudah mencapai 556 orang.