Rekor, Kasus Aktif COVID-19 di Semarang Tembus 2.075 Orang

·Bacaan 1 menit

VIVA – Angka kasus COVID-19 di Kota Semarang masih belum ada tanda-tanda penurunan. Bahkan per hari ini, Senin 21 Juni 2021, kasus aktif yang dirawat maupun isolasi mandiri menembus angka di atas 2 ribu. Hal ini jadi rekor tertinggi yang pernah terjadi di ibu kota Jawa Tengah tersebut.

Dari pantauan website resmi siagacorona.semarangkota.go.id , per hari ini pukul 12.55 WIB, tercatat ada 2.075 kasus aktif dengan rincian 1.362 warga Kota Semarang dan 713 warga warga luar kota. Mereka sebagian menjalani perawatan di beberapa rumah sakit di Kota Semarang maupun dikarantina di tempat isolasi terpusat maupun isolasi mandiri.

Wali Kota Semarang terus melakukan upaya agar bed occupancy rate (BOR) atau ketersediaan tempat tidur tidak penuh. Caranya dengan menambah jumlah tempat tidur dengan memanfaatkan gedung milik pemda, swasta, lembaga masyarakat hingga faslitas perguruan tinggi.

"Sedang disipakan 400 tempat tidur dan akan dibuka minggu depan," kata Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Senin 21 Juni 2021.

Upaya pencegahan lainnya dengan terus melakukan sosialisasi dan operasi yustisi agar warga disiplin menerapkan protokol kesehatan. Selain itu juga percepatan vaksinasi yang dilakukan di seluruh puskesmas, rumah sakit, sentra vaksinasi, serta sistem jemput bola di beberapa tempat.

Sementara hari ini Dinas Kesehatan Kota Semarang juga sudah membuka pendaftaran vaksinasi bagi masyarakat umum usia 18 hingga 49 tahun. Dari keterangan resmi Dinkes Kota Semarang lewat akun resmi media sosial @dkksemarang, vaksinasi untuk masyarakat umum memakai skema vaksinasi masyarakat umum di daerah rentan.

Laporan: Teguh Joko Sutrisno/tvOne Semarang

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel