Rekor Lagi, 301 Jenazah Covid-19 Dimakamkan dalam Sehari di DKI Jakarta

·Bacaan 1 menit
Petugas memakamkan jenazah korban Covid-19 di TPU Rorotan Cilincing, Jakarta, Sabtu (19/6/2021). Pemakaman jenazah dengan protokol covid-19 terus meningkatdalam satu pekan terakhir, seiring dengan lonjakan kasus corona di Ibu kota. (merdeka.com/Imam Buhori)

Liputan6.com, Jakarta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat kembali rekor tertinggi pemakaman dengan protokol tetap (Protap) Covid-19. Pada Kamis (1/7/2021), sebanyak 301 jenazah dimakamkan dengan Protap Covid.

Mengutip informasi Pemprov melalui akun instagram @dkijakarta, jumlah jenazah saat itu melebihi kapasitas dari kemampuan Dinas Kesehatan dan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota.

"Lebih dari dua kali lipat kemampuan Dinas Kesehatan dan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, yaitu 150 per hari," demikian unggahan Pemprov yang dikutip pada Sabtu (3/7/2021).

Lonjakan kasus kematian selaras dengan peningkatan jumlah kasus positif Covid-19 sejak Juni 2021. Agar proses pemakaman berjalan lancar, Pemprov DKI Jakarta dibantu 318 relawan dari Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jakarta untuk proses pemulasaran.

Selain relawan, Pemprov juga mendapat bantuan tambahan 268 unit mobil ambulans dari tempat-tempat ibadah di Jakarta.

"Sangat membantu sehingga 301 jenazah bisa dimakamkan selesai pukul 18.00 WIB."

Sementara itu, penambahan kasus positif Covid-19 di Jakarta pada Jumat (2/7/2021) kembali menyentuh angka tertinggi yakni 9.399 kasus. Angka ini didapat dari pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR) terhadap 23.835 orang.

Sementara kasus aktif bertambah 4.374 menjadi 78.394 kasus. Perlu diketahui, kasus aktif merupakan pasien yang masih menjalani perawatan di rumah sakit atau tempat isolasi terkendali.

Kebijakan PPKM Darurat

Lonjakan kasus memaksa pemerintah mengambil kebijakan PPKM Darurat selama dua pekan terhitung sejak 3-20 Juli. Kebijakan ini disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo.

"Saya memutuskan untuk membelakuan 3Juli-20Juli khusus di Jawa dan Bali," kata Jokowi dalam akun Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (1/7/2021).

PPKM darurat ini diklaim akan dilakukan lebih ketat daripada yang selama ini telah berlaku.

Reporter: Yunita Amalia/Merdeka.com

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel