Rekor Lagi, Penambahan Kasus Covid-19 per Sabtu 26 Juni 2021 Tembus 21.095 Orang

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Jumlah kasus baru positif Covid-19 di Indonesia masih terus bertambah. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan penambahan kasus positif virus corona sebanyak 21.095 orang pada hari ini, Sabtu (26/6/2021).

Angka tersebut kembali memecahkan rekor penambahan kasus harian sejak virus corona terdeteksi masuk Indonesia, Maret 2020 lalu. Penambahan itu didapat berdasarkan hasil uji 135.634 spesimen.

Dengan penambahan itu, maka total akumulatif kasus Covid-19 di Tanah Air kini mencapai 2.093.962 orang.

Meningkatnya jumlah kasus positif, juga diikuti dengan naiknya pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19.

Pada hari ini, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 melaporkan kasus kematian bertambah 358 orang. Saat ini, total akumulatif 56.729 pasien yang meninggal dunia akibat terpapar virus corona.

Sedangkan jumlah kasus sembuh dan dinyatakan negatif Covid-19 di Tanah Air bertambah 7.396 orang. Sehingga total akumulatif kasus sembuh kini telah mencapai 1.842.457 orang.

Data update pasien Covid-19 ini tercatat dalam 24 jam terakhir sejak Jumat, 25 Juni 2021, pukul 12.00 WIB hingga hari ini, Sabtu (26/6/2021) pada jam yang sama.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Target Vaksinasi Covid-19 2 Juta per Hari

Petugas kesehatan menyiapkan vaksin COVID-19 untuk disuntikan kepada warga Kelurahan Gedong di Jakarta, Rabu (23/6/2021). Vaksin bisa mengurangi tingkat keparahan infeksi dan kematian akibat virus, termasuk yang disebabkan varian Delta. (merdeka.com/Imam Buhori)
Petugas kesehatan menyiapkan vaksin COVID-19 untuk disuntikan kepada warga Kelurahan Gedong di Jakarta, Rabu (23/6/2021). Vaksin bisa mengurangi tingkat keparahan infeksi dan kematian akibat virus, termasuk yang disebabkan varian Delta. (merdeka.com/Imam Buhori)

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menargetkan dua juta suntikan vaksin per hari mulai Agustus 2021. Peningkatan jumlah vaksin ini diharapkan dapat segera membentuk herd immunity atau kekebalan komunal masyarakat.

Hal ini disampaikan Jokowi usai meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 massal untuk masyarakat di Lapangan Bhayangkara Kompleks Mabes Polri Jakarta, Sabtu (26/6/2021). Adapun vaksinasi massal 1 juta suntikan per hari sudah dimulai dan dilakukan di berbagai daerah.

"Saya berharap dimulai hari ini target satu juta vaksin untuk seluruh Indonesia betul-betul terus kita jaga sampai nanti bulan Juli dan bulan Agustus akan kita beri target 2 kali yang ada sekarang ini," jelas Jokowi sebagaimana ditayangkan di Youtube Sekretariat Presiden, Sabtu.

Dalam kesempatan ini, Jokowi mendapat laporan dari Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi bahwa pelaksanaan 1 juta suntikan vaksin per hari di wilayahnya dilakukan secara serentak di 35 Polres sebanyak 340 titik. Jumlah vaksin yang diterima sebanyak 141.000 dosis.

"Kami laporkan enggan antusias masyarakat yang dimulai jam 8, jam 5 masyarakat sudah berduyun-duyun di seluruh jajaran Polres, kiranya untuk Jateng dapat atas petunjuk dari Kapolri untuk ditambah vaksinasi dan siap tuk mengeksekusi di seluruh Jawa Tengah," kata Ahmad Luthfi.

Dia pun menyanggupi permintaan Jokowi apabila jumlah vaksinasi Covid-19 di Jawa Tengah ditingkatkan menjadi dua kali lipat dalam sehari. Jokowi lantas meminta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk menyiapkan stok vaksin.

"141.000 dalam satu hari. Kalau ditingkatkan jadi dua kali bisa nggak?" tanya Jokowi.

"Sanggup Bapak," ucap Luthfi.

Infografis Yuk Ketahui Perbedaan Gejala Covid-19 Varian Alpha, Beta dan Delta

Infografis Yuk Ketahui Perbedaan Gejala Covid-19 Varian Alpha, Beta dan Delta. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Yuk Ketahui Perbedaan Gejala Covid-19 Varian Alpha, Beta dan Delta. (Liputan6.com/Abdillah)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel