Rekor-rekor Menarik Setelah GP Turki

Tri Cahyo Nugroho
·Bacaan 3 menit

Meskipun sudah memastikan trofi Kejuaraan Dunia F1 2020 di Sirkuit Istanbul Park dengan memenangi GP Turki pada Minggu (15/11/2020), Hamilton diyakini masih bisa memecahkan rekor di tiga lomba tersisa. Selain Hamilton, ternyata ada sejumlah pembalap maupun tim yang membuat rekor seusai lomba di Istanbul.

Bagi Hamilton, kini ia telah empat kali menang beruntun hingga tujuh kali sepanjang kariernya. Start dari grid keenam GP Turki 2020 sama dengan yang dilakukan Hamilton di GP Inggris 2014.

GP Turki 2020 menjadi kemenangan ke-73 Hamilton untuk Mercedes. Ini menjadi rekor baru jumlah kemenangan untuk satu konstruktor.

Istanbul Park 2020 menjadi lomba ke-47 beruntun Hamilton mampu merebut poin. Ia kini merebut poin di 80 dari 81 grand prix terakhir F1.

Pembalap Tim Racing Point, Sergio Perez (kanan), finis kedua di GP Turki diikuti pembalap Ferrari, Sebastian Vettel.

Pembalap Tim Racing Point, Sergio Perez (kanan), finis kedua di GP Turki diikuti pembalap Ferrari, Sebastian Vettel.<span class="copyright">Glenn Dunbar / Motorsport Images</span>
Pembalap Tim Racing Point, Sergio Perez (kanan), finis kedua di GP Turki diikuti pembalap Ferrari, Sebastian Vettel.Glenn Dunbar / Motorsport Images

Glenn Dunbar / Motorsport Images

Selain Hamilton, pembalap Tim BWT Racing Point, Sergio Perez, juga membuat rekor. Finis kedua di Istanbul menjadi hasil terbaik Perez sejak GP Italia 2012. Menariknya, saat itu Perez juga finis kedua di belakang Hamilton.

Hasil di Istanbul 2020 juga menjadi finis podium kesembilan sepanjang karier F1 Perez. Ini juga lomba ke-18 beruntun Perez mampu merebut poin.

Dari 20 pembalap di F1 2020, hanya Hamilton dan Perez yang selalu berhasil merebut poin di setiap balapan (sudah 14 GP).

Posisi ketiga yang direbut Sebastian Vettel di GP Turki menjadi finis podium kedua Ferrari pada musim 2020. Sejauh ini, mereka berhasil melewati rekor terburuk pada 2014 (1 podium) dan menyamai hasil jelek kedua pada 1992 (2).

Turki juga menjadi finis lima besar pertama bagi Vettel sejak GP Abu Dhabi 2019, lomba penutup F1 musim lalu. Uniknya, Vettel tidak pernah mampu bersaing di tiga besar musim ini sebelum GP Turki.

Rekan setim Vettel, Charles Leclerc, memang kehilangan posisi kedua (P2) dan P3 di dua tikungan terakhir lomba GP Turki. Namun, ia mampu finis P4 hingga sudah lima kali finis di empat besar musim ini.

Keberhasilan Ferrari merebut 27 poin di Istanbul merupakan hasil terbaik mereka sejauh F1 2020 ini.

Pembalap Tim Red Bull Racing, Max Verstappen (kanan) untuk kali pertama gagal naik podium saat finis di F1 2020.

Pembalap Tim Red Bull Racing, Max Verstappen (kanan) untuk kali pertama gagal naik podium saat finis di F1 2020.<span class="copyright">Charles Coates / Motorsport Images</span>
Pembalap Tim Red Bull Racing, Max Verstappen (kanan) untuk kali pertama gagal naik podium saat finis di F1 2020.Charles Coates / Motorsport Images

Charles Coates / Motorsport Images

Pembalap Racing Point, Lance Stroll, start dari pole dan memimpin selama 32 lap GP Turki. Namun, ia hanya mampu finis di posisi kesembilan.

Daniel Ricciardo (Renault) menjadi pembalap terakhir yang mampu merebut poin di GP Turki dengan finis P10. Ia pun memperpanjang daftar berhasil menuai angka menjadi 8 balapan beruntun.

Valtteri Bottas di-overlap rekan setimnya di Mercedes, Hamilton, dalam upayanya merebut gelar. Hal serupa terjadi terhadap pendahulunya, Nico Rosberg, di GP Abu Dhabi 2014.

GP Turki 2020 memunculkan 5 pemimpin lomba berbeda. Empat di antaranya terjadi dalam 12 lap awal (lomba berdurasi 58 lap).