Rekor Terburuk Karier Jose Mourinho

Zaky Al-Yamani
·Bacaan 2 menit

VIVA – Manajer Tottenham Hotspur, Jose Mourinho mengalami periode terburuk dalam karirnya sebagai manajer. Ini tidak terlepas dari kekalahan Spurs dari West Ham United pada akhir pekan lalu, Minggu 21 Februari 2021.

Seperti dikutip dari data statistik Opta, kekalahan dari West Ham membuat Mourinho baru memperoleh 81 poin dari 50 pertandingan liga bersama Spurs. Ini menjadi raihan poin terendahnya pada periode ini di sepanjang kariernya:

Pencapaian terbaik Mourinho saat membesut FC Porto. Mou membukukan 124 poin dari 50 pertandingan liga bersama Porto. Berikut ini, rangkuman pencapaian 50 pertandingan pertama Mourinho di klub yang pernah dia latih:

124 poin : FC Porto
126 poin : Chelsea (periode pertama)
113 poin : Inter Milan
123 poin : Real Madrid
114 poin : Chelsea (periode kedua)
95 poin : Manchester United
81 poin : Tottenham Hotspur

Sementara itu, selain menjadi rekor terburuk Mourinho, kekalahan menyesakkan dari West Ham United akhir pekan lalu juga membuat peluang Spurs menembus posisi empat besar Premier League musim ini semakin berat.

Spurs saat ini terlempar ke peringkat sembilan klasemen sementara Premier League setelah baru membukukan 36 poin dari 24 pertandingan. Spurs tertinggal sembilan poin dari West Ham United yang berada di peringkat empat.

Banyak yang menilai Spurs sedang dalam krisis. Meski demikian, Mourinho menegaskan timnya tidak dalam situasi krisis. Spurs dinilai sudah berjuang keras dan pantas mendapatkan hasil lebih baik saat ditekuk West Ham United.

“Saya tidak tahu apa yang dimaksud dengan krisis. Jika krisis adalah frustrasi dan kesedihan di ruang ganti, saya akan mengatakannya karena tidak ada yang senang dan kami semua menunjukkannya dalam pertandingan ini," Mourinho jawab pertanyaan wartawan.

Ia menegaskan, hingga saat ini pun timnya selalu berjuang. “Ketika sebuah tim berjuang seperti yang dilakukan tim hingga detik terakhir, mencoba untuk mendapatkan hasil yang berbeda, itu tidak pernah menjadi krisis."

"Karena tim berada dalam krisis ketika Anda tidak bersama-sama mencari hasil yang lebih baik daripada yang Anda miliki. Jadi saya tidak akan mengatakan krisis, saya akan mengatakan buruk, hasil yang sangat buruk."