Rektor: Gagasan Jokowi tentang IKN jadi solusi pemerataan pembangunan

Rektor Universitas Mulawarman Abdunnur mengatakan gagasan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) tentang perpindahan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara ke Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim) bisa menjadi solusi pemerataan pembangunan.

"IKN mengubah mindset masyarakat bahwa selama ini kebijakan pembangunan Indonesia tidak hanya pada satu wilayah tertentu. Dan ini menjadikan sebuah bukti bahwa IKN adalah bagian dari kebijakan Pak Jokowi untuk pemerataan pembangunan,” kata Abdunnur dalam keterangan tertulis yang diterima ANTARA di Jakarta, Senin.

Abdunnur menuturkan, kehadiran IKN dapat menghapus stigma masyarakat tentang pembangunan yang hanya terpusat di Jawa dan mendorong peningkatan kualitas sektor-sektor kehidupan masyarakat mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga kesejahteraan masyarakat.

"Sisi positif dengan ditetapkannya IKN di Kaltim tentu kebijakan pemerintah akan mendorong semua potensi yang ada di sana. Baik itu daerah, pendidikan, kesehatan, dan lainnya," ujarnya.

Ia mengatakan pengembangan IKN akan mendorong pembukaan lapangan kerja baru yang memberikan kesempatan khususnya bagi masyarakat yang tinggal di daerah proyek IKN. Oleh karenanya, masyarakat harus mempersiapkan keterampilannya agar dapat mengambil kesempatan tersebut.

"Masyarakat harus bersiap dengan sumber daya manusianya, sebab IKN akan mendorong pembukaan lapangan kerja yang besar, sehingga butuh penyerapan tenaga kerja yang besar juga," tuturnya.

Sebelumnya, Presiden RI Jokowi memuji perkembangan pembangunan infrastruktur IKN saat meninjau langsung di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (25/10), sembari menyatakan keyakinan bahwa pada Januari 2023 nanti gedung-gedung sudah terbangun di IKN.

Presiden menjelaskan yang terbangun pada Januari nanti bukan hanya gedung-gedung pemerintah, tetapi juga yang diperuntukkan dan dipergunakan sektor swasta, sebagai penanda pusat perekonomian baru di wilayah IKN.

"Nanti bisa kita lihat di bulan Januari insya Allah bukan hanya gedung-gedung nya pemerintah, tetapi private sector/sektor swasta, investor, PPP (public private partnership), sudah pada masuk dan mulai. Ini yang nanti akan menggeliatkan IKN betul-betul sebagai pusat perekonomian baru dan kita harapkan ini terus bergerak," kata Jokowi seturut keterangan resmi Biro Pers Sekretariat Presiden yang diterima di Jakarta.

Baca juga: Kemnaker sediakan anjungan serap tenaga kerja lokal pembangunan IKN
Baca juga: Presiden Jokowi ajak investor Hong Kong dukung pembangunan IKN