Rektor UI ajak mahasiswa Timor Leste adakan penelitian bersama

Rektor Universitas Indonesia Profesor Ari Kuncoro mengatakan bahwa hubungan UI dengan masyarakat Timor Leste sangat istimewa karena banyak mahasiswa negara itu yang menimba ilmu di UI, untuk itu ia menyatakan perlunya melakukan penelitian bersama.

"Dalam kurun waktu 2015 dan 2019 kami menerima sejumlah mahasiswa dari Timor Leste dalam program magister dan doktoral di berbagai program studi, antara lain studi kepolisian, teknik, ekonomi dan bisnis, studi gender,," kata Rektor UI di Kampus UI Depok, Jawa Barat, Rabu.

Menurut dia, sebagai institusi pendidikan, UI bangga mengambil bagian dalam pengalaman hidup mereka sebagai talenta muda yang membentuk masa depan, tidak hanya untuk diri mereka sendiri tetapi juga untuk hubungan antara Indonesia dan Timor Leste.

Lebih lanjut Rektor UI menyampaikan bahwa pendidikan dapat menjadi faktor pendukung hubungan yang bermakna antara Indonesia dan Timor Leste.

Rektor mengajak Timor Leste untuk menemukan lebih banyak tentang area di mana dapat bekerja sama seperti bidang yang akan menguntungkan dari sudut penelitian dan pendidikan serta hubungan budaya.

Baca juga: Buku karya dosen FHUI diterbitkan oleh penerbit internasional

"Oleh karena itu, kami mengundang rekan-rekan dari Timor Leste untuk melakukan kegiatan penelitian bersama dengan para peneliti kami," ujarnya.

Dekan FISIP Profesor Semiarto Aji Purwanto menyampaikan bahwa FISIP UI telah dan siap untuk terus berkontribusi pada upaya membangun hubungan yang lebih baik antara Indonesia dan Timor Leste.

Ia berterima kasih atas kesediaan Jose Ramos-Horta, untuk berbagi wawasannya yang berharga dan memaparkan sedikit sejarah keterlibatan FISIP UI dalam membangun hubungan yang lebih baik di antara kedua negara.

"FISIP UI bangga memiliki mahasiswa-mahasiswa dari Timor Leste yang lulus dari institusi kami dan berkontribusi pada pengembangan Timor Leste dan hubungannya dengan Indonesia," katanya.

Baca juga: 5.299 calon mahasiswa diterima UI dari jalur SIMAK

Sebelumnya Presiden Republik Demokratik Timor Leste, José Ramos-Horta memberikan kuliah umum Universitas Indonesia (UI) yang membahas tentang perdamaian dan kerja sama dengan Pemerintah Indonesia.

Ramos Horta memberikan kuliah umum kepada sivitas akademika berjudul “A Long and Winding Road Towards Peace and Resolving Conflicts: Lessons from Asia’s Newest Nation” yang dilaksanakan secara hybrid di Auditorium Juwono Sudarsono, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Kampus Depok, Selasa (19/7).

Presiden Ramos-Horta menegaskan pentingnya membangun hubungan yang lebih baik antara Indonesia dan Timor Leste. "Tidak ada batas untuk mengembangkan kerja sama dengan Indonesia, negara yang sangat penting bagi Timor Leste," ujarnya.

Indonesia memang menjadi negara pertama yang dikunjungi Presiden Jose Ramos-Horta dalam kunjungan luar negeri pertamanya ini.

Baca juga: Survei UI tunjukkan anak muda berpotensi jaga semangat nasionalisme

"Adalah sebuah kehormatan untuk dapat kembali ke Indonesia,” kata Presiden Jose Ramos-Horta.

Presiden Ramos-Horta menyampaikan materi tentang upaya mewujudkan kerja sama Indonesia dan Timor-Leste, serta dukungan Indonesia di berbagai bidang pembangunan negara tersebut, termasuk di bidang pendidikan dan sumber daya manusia.

Baca juga: Dua dosen UI terpilih ikuti program kepemimpinan kelas dunia

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel