Rektor UI: Pulihkan ekonomi nasional pemerintah tak bisa kerja sendiri

·Bacaan 1 menit

Rektor Universitas Indonesia (UI) Prof. Ari Kuncoro mengatakan untuk dapat mempercepat akselerasi pemulihan ekonomi nasional, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri.

"Saat ini pemerintah telah menetapkan program pemulihan ekonomi nasional dengan berbagai kebijakan yang menyasar masyarakat secara luas," kata Ari Kuncoro dalam keterangan tertulis yang diterima di Depok, Jawa Barat, Selasa.

Rektor UI mengatakan hal tersebut dalam acara webinar dengan tema “Strategi Inovasi dan Daya Saing Daerah Dalam Upaya Peningkatan Ekonomi Pasca Pandemi”.

Untuk itu, UI berinisiatif untuk memandang penting diskursus yang membahas strategi dan inovasi upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan daya saing daerah dalam rangka percepatan pertumbuhan ekonomi pasca pandemi COVID-19 di Indonesia.

"UI memiliki unit khusus Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM), Lembaga Demografi, maupun lembaga lainnya dan peneliti dalam rumpun ilmu sosial humaniora," katanya.

Ia mengatakan UI siap berkolaborasi dengan pemerintah, dan juga industri dalam rangka membangun perekonomian daerah di Indonesia.

Sementara itu, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri Agus Fatoni mengatakan Indonesia telah berhasil keluar dari resesi di triwulan kedua pada tahun 2021 dengan mengalami pertumbuhan ekonomi 3,31 persen dan mencatatkan Indonesia sebagai contoh negara yang dapat menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi di tengah pandemi secara year on year sebesar 7,07 persen.

Dikatakannya, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang positif tersebut didorong oleh meningkatnya mobilitas masyarakat. Hal ini meningkatkan pertumbuhan konsumsi rumah tangga menjadi sebesar 5,93 persen, konsumsi lembaga nonprofit rumah tangga sebesar 4,12 persen, dan konsumsi pemerintah meningkat menjadi 8,06 persen.

“Peningkatan ekonomi ini menjadi pertanda baik, namun tetap penting untuk memastikan bahwa tidak akan terjadi penurunan ekonomi kembali pada triwulan berikutnya,” ujarnya.

Baca juga: LPEM UI perkirakan ekonomi triwulan III tumbuh hanya 3,9 - 4,1 persen
Baca juga: ILUNI dorong Sumpah Pemuda penggerak dalam mengatasi masalah bangsa
Baca juga: Rektor UI: Masyarakat Indonesia rentan jadi korban investasi ilegal

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel