Rektor UIN: Tenaga kependidikan harus berinovasi kembangkan lembaga

Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Sulawesi Tengah, Prof Sagaf Pettalongi menyatakan tenaga kependidikan (tendik) harus berinovasi dalam kinerjanya agar dapat menyesuaikan dan menopang upaya pengembangan kelembagaan dan mutu akademik.

"UIN Palu sebagai perguruan tinggi yang sedang berkembang, terus membuka diri dalam pengembangan kelembagaan dan mutu akademik. Maka, tendik sebagai satu komponen sivitas akademika harus mampu berinovasi dan menyesuaikan diri dalam kinerja untuk pencapaian target pengembangan dan pembangunan mutu akademik," kata Prof Sagaf dalam pembinaan sumber daya manusia Aparatur Sipil Negara (ASN) Fakultas Ekonomi Bisnis Islam (FEBI), di Palu, Rabu.

Saat ini, kata dia, UIN Palu sedang berupaya melakukan pengembangan kelembagaan yang salah satunya adalah membuka program studi dan fakultas umum untuk disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan zaman.

Baca juga: Rektor UIN: Guru harus ikuti PPG untuk sertifikasi kompetensi

Di samping itu, sebut dia, UIN Palu terus berupa meningkatkan mutu akademik yang ditandai dengan peningkatan predikat akreditasi program studi di semua fakultas dan pascasarjana.

Oleh karena itu, Guru Besar Manajemen Pendidikan itu mengatakan tenaga kependidikan yang merupakan tenaga administrasi non-dosen, keberadaannya harus mampu menopang percepatan pengembangan kelembagaan dan mutu akademik, serta implementasi tri dharma perguruan tinggi meliputi pengajaran dan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Dengan demikian, ujar dia, peningkatan kualitas kinerja tenaga kependidikan menjadi hal yang sangat penting dari keberadaan tendik.

"Maka kualitas kinerja harus ditingkatkan, tidak sekadar rutinitas. Melainkan harus melakukan inovasi untuk menopang pengembangan UIN Palu dan pengembangan mutu akademik," katanya.

Baca juga: UIN Palu meningkatkan kompetensi guru dari lima daerah di Sulteng

"Oleh karena itu, pengembangan SDM ASN sangat penting dilakukan di semua fakultas dan unit di lingkungan UIN Palu," kata Sagaf.

Ia menambahkan, pengembangan SDM ASN harus dilakukan dan disesuaikan dengan kebutuhan yang tercantum dalam arah pengembangan lembaga dan mutu akademik.

"Salah satunya adalah mengenai borang untuk akreditasi, maka ASN harus mampu menyiapkan borang dengan matang," katanya.

Fakultas Ekonomi Bisnis Islam (FEBI) UIN Palu melakukan pembinaan SDM 47 ASN.

Dekan FEBI UIN Palu Dr Hilal Malarangan mengatakan pembinaan ASN merupakan satu program untuk meningkatkan kualitas ASN, dengan harapan dapat melakukan penyesuaian dengan kebutuhan pengembangan kelembagaan dan mutu akademik.

Baca juga: UIN Datokarama tingkatkan kapasitas 149 penerima beasiswa KIP Kuliah

"Pembinaan ini tidak hanya terfokus pada kecerdasan intelektual, melainkan juga difokuskan pada kepribadian atau karakter," kata Hilal.

Dekan FEBI UIN Palu Dr Hilal Malarangan menyampaikan sambutan pada pembinaan SDM ASN Fakultas Ekonomi Bisnis Islam, di Palu, Rabu (20/7/2022) (ANTARA/Muhammad Hajiji)
Dekan FEBI UIN Palu Dr Hilal Malarangan menyampaikan sambutan pada pembinaan SDM ASN Fakultas Ekonomi Bisnis Islam, di Palu, Rabu (20/7/2022) (ANTARA/Muhammad Hajiji)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel