Rektor Unesa: "Hattrick" WTP Kemenpora tak lepas tangan dingin Menpora

Rektor Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Prof Noor Hasan menilai perolehan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Kemenpora tiga tahun berturut-turut (hattrick) tidak terlepas dari "tangan dingin" Menpora Zainudin Amali.

Menpora Amali dinilai sebagai sosok yang humanis, komunikatif, dan mampu mengayomi jajaran di bawahnya.

"Jadi, perolehan 'hattrick' opini WTP Kemenpora ini melalui tangan dinginnya Mas Menteri Olahraga. Ini sangat luar biasa," kata Noor Hasan, dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Minggu.

Baca juga: Kemenpora RI pertahankan predikat WTP untuk ketiga kalinya

Kemenpora kembali meraih predikat opini WTP, usai Menpora Amali menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Kemenpora Tahun Anggaran 2021 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Penyerahan LHP BPK RI itu diserahkan langsung oleh Anggota III BPK RI Achsanul Qosasi selaku Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara III di Auditorium Wisma Menpora, Jakarta, Rabu (13/7) lalu.

Predikat WTP tahun anggaran 2021 menjadi predikat ketiga (hattrick) Kemenpora RI usai dua tahun berturut-turut sebelumnya (2019-2020) meraih hasil yang sama di bawah kepemimpinan Menpora Amali.

"Beliaunya ini komunikatif, kemudian sangat bisa menjaga segala sesuatu terkait bagaimana agar instansi yang dipimpimnya maju dan berkembang ke arah lebih baik," kata Noor Hasan.

Baca juga: Menpora jadi dosen praktisi di Universitas Negeri Semarang

Menurut dia, Menpora Amali sangat mampu bekerja sama untuk menjaga akuntabilitas, transparansi penggunaan anggarannya, sampai pelaksanaan penggunaan anggaran di kementerian berjalan tertib dan baik, antara lain lewat pelatihan peningkatan SDM.

"Dengan perolehan WTP tiga kali berturut-turut ini adalah prestasi yang luar biasa. Ini adalah komitmen dari Menpora Amali yang luar biasa bersama jajarannya mulai dari eselon I sampai eselon IV," katanya.

Perolehan WTP itu, kata dia, akan menjadi contoh di kampus yang dipimpinnya agar lebih tertib dan transparan serta akuntabel.

"Kami selaku salah satu perguruan tinggi yang ditunjuk untuk sentra pembinaan olahraga melalui program DBON, kami juga akan melakukan hal yang sama, terkait dengan bagaimana penggunaan anggaran yang benar, tertib dan transparan untuk kepentingan lembaga," katanya.

"Saya berharap ke depan perolehan WTP untuk tahun-tahun selanjutnya dapat terus dipertahankan, dan saya yakin opini baik ini (WTP) bisa diperoleh lagi oleh Kemenpora melalui Mas Menteri Olahraga yang sangat humanis, komunikatif dan bisa mengayomi semua SDM-nya yang unggul dan luar biasa," pungkas Noor Hasan.

Baca juga: ANOC apresiasi dukungan pemerintah terhadap World Beach Bali 2023
Baca juga: WBG 2023 Bali percepat pemulihan ekonomi dan pariwisata

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel