Relawan Pertanyakan Hanya Anies yang Dimintai Keterangan

Agus Rahmat
·Bacaan 2 menit

VIVA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dimintai keterangan oleh Polda Metro Jaya, Selasa 17 November 2020. Ini terkait dengan munculnya kerumunan setelah Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab kembali ke Tanah Air pada 10 November 2020 lalu.

Kelompok Relawan Anies, Abdi Rakyat, menyayangkan kenapa itu dilakukan terhadap mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan 2014-2016 tersebut.

"Seharusnya kepolisian juga turut memanggil Gubernur Banten dan Gubernur Jabar. Kenapa? Karena wilayah Banten dan Jabar menjadi tempat di mana penyambutan kedatangan HRS di bandara dan saat peringatan Maulid Nabi SAW di Megamendung Jawa Barat," jelas Sekjen Abdi Rakyat, M.Setio Ajiono, Selasa 17 November 2020.

Menurutnya, perlu bersikap adil jika memang yang dipersoalkan dari Gubernur Anies adalah dugaan pelanggaran protokol kesehatan. Karena saat penjemputan di Bandara Soetta juga dihadiri pulihan ribu. Begitu juga acara di Megamendung Puncak Bogor.

Termasuk kata dia, beberapa daerah yang menggelar Pilkada Serentak 2020, juga tidak bisa menghindarkan diri dari terjadinya kerumunan.

Menurutnya, Anies justru sudah menjalankan peraturan. Termasuk melalui wali kota, untuk menegakkan aturan dan memberi sanksi pelanggaran terhadap pihak Habib Rizieq Shihab.

"Seharusnya dari awal pihak kepolisian pro aktif tegas melarang dari awal terkait proses penjemputan hingga terjadi kerumunan massa di beberapa acara tempat yang di hadiri oleh HRS," jelasnya.

Maka dari itu, dia berharap agar persoalan ini bisa dijalankan secara adil. Sehingga masyarakat juga mempercayai langkah-langkah aparat keamanan.

"Kejadian ini jangan sampai membuat kepercayaan masyarakat menurun," katanya.

Sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengundang 14 orang untuk dimintai klarifikasi terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan dalam kegiatan pernikahan Syarifah Najwa Shihab putri dari Habib Rizieq Shihab di kawasan Petamburan. Jumlah 14 orang termasuk Gubernur DKI Anies Baswedan berasal dari pejabat Pemprov DKI Jakarta, panitia pernikahan dan tamu yang hadir.

Sepuluh orang yang hadir hari ini di antaranya Gubernur DKI Anies Baswedan, Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara, Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin, Kabiro Hukum DKI Jakarta, Camat Petamburan, Lurah Petamburan, RW, RT, Bhabinkamtibmas, dan Kepala KUA Tanah Abang datang memenuhi panggilan klarifikasi. (ren)