Relawan: Sandiaga Uno peduli pada petani dan bisa bangkitkan ekonomi

Ratusan relawan yang tergabung dalam Sedulur Sandi Uno Brebes menilai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Uno peduli pada kelompok petani dan mampu atau bisa membangkitkan ekonomi daerah.

"Sedulur Sandi Uno Brebes mendeklarasikan dukungan kepada Sandiaga Uno menjadi Presiden 2024 karena peduli kepada petani bawang, dan bisa membangkitkan ekonomi daerah," kata Ketua Sedulur Sandi Uno Brebes, Thoif Tajdidi melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta Senin.

Ia mengatakan berdasarkan rekam jejak Sandiaga Uno telah banyak menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat di Tanah Air dan bisa membangun ekonomi.

"Pak Sandiaga ini ahli dalam bidang ekonomi, peduli kepada masyarakat dari semua elemen dan bisa menciptakan lapangan kerja," ujar Thoif Tajdidi.

Oleh karena itu, ia menegaskan akan terus menyosialisasikan sosok Sandiaga kepada masyarakat luas. Sebab, hanya Sandiaga yang dinilai cocok untuk masyarakat khususnya petani bawang dan UMKM.

"Semoga Pak Sandiaga jadi Presiden dan bisa lebih banyak lagi membantu kami para UMKM dan petani bawang," harap dia.

Senada dengan itu, perwakilan petani bawang Brebes, Zainudin mengatakan telah banyak program Sandiaga yang terbukti membantu masyarakat khususnya petani. Bahkan, Sandiaga dipercaya bisa memajukan ekonomi para petani bawang.

"Kami percaya jika Indonesia dipimpin Pak Sandi bisa semakin maju," kata dia.

Sebab, sambung dia, Menparekraf dinilai begitu peduli kepada masyarakat khususnya petani bawang. Selain itu, Sandiaga dinilai bisa menangani keluhan para petani bawang di Brebes.
Baca juga: Jawara Bekasi deklarasi dukung Sandiaga sebagai Capres 2024
Baca juga: Menparekraf optimis wisman dari Asia Selatan ke Indonesia akan naik
Baca juga: Sandiaga: Indonesia dan Australia berpotensi kerja sama di bidang film

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel