Remaja di Palembang Nyaris Terbunuh Usai Lempar Charger ke Pamannya

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Palembang - Hanya karena meminjam pengisi daya ponsel, membuat IM (29), warga Kelurahan Plaju Ulu Kecamatan Plaju Palembang Sumatera Selatan (Sumsel) nyaris membunuh keponakannya, MJ. Pelaku dan keponakannya itu tinggal di satu atap.

Peristiwa terjadi ketika pelaku mendatangi kamar korban, untuk meminjam pengisi daya ponsel, pada hari Rabu (8/9/2021) sekitar pukul 00.00 WIB.

Pelaku ingin meminjam pengisi daya ponsel keponakannya, namun korban malah memberikan pengisi daya ponsel lainnya.

Diduga karena pengisi daya ponsel tersebut terjatuh, korban pun tersinggung dan mengucapkan kata-kata kasar.

Pelaku yang tak terima mendengar ucapan kasar dari keponakannya, langsung memukul korban berkali-kali.

Kapolsek Plaju Palembang Iptu Novel Siswandi mengatakan, pelaku mengambil senjata tajam (sajam) jenis golok dan mengancam akan membunuh MJ.

“Dia (pelaku) mengaku memukul berkali-kali karena korban kurang ajar. Pelaku juga mengambil golok dan berkata akan membunuh korban,” ucapnya, Sabtu (18/9/2021).

Karena ketakutan dengan ancaman pamannya, korban yang mengalami luka memar di pelipis matanya, akhirnya kabur dari rumah di Palembang.

Karena Tersulut Emosi

Ilustrasi – Tersangka pencabulan balita di Kebumen diborgol. (Foto: Liputan6.com/Muhamad Ridlo)
Ilustrasi – Tersangka pencabulan balita di Kebumen diborgol. (Foto: Liputan6.com/Muhamad Ridlo)

Dia bersama keluarganya, akhirnya melaporkan pelaku IM ke aparat kepolisian. Seminggu kemudian, pelaku berhasil diciduk di kediamannya.Dibincangi pelaku Iman membenarkan, semua kronologi itu. Dia menyebutkan, tersulut emosi.

Saat diinterogasi, IM mengatakan jika keponakannya memberikan pengisi daya ponsel dengan cara melempar ke arahnya.

“Makanya saya kesal dan melakukan semua itu,” katanya.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel