Remaja Ini Selamat dari Penculikan Berkat Gestur Tangan Populer TikTok, Kisahnya Viral

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Ratusan hingga ribuan anak dinyatakan hilang setiap tahunnya di seluruh dunia. Bahkan, dalam kasus penculikan yang terjadi tak sedikit pula anak-anak hingga remaja yang berusaha untuk menyelamatkan diri.

Usaha menyelamatkan diri dengan melarikan diri ataupun mendapat bantuan dari orang lain agar selamat nantinya akan kembali ke rumah mereka masing-masing. Namun, baru-baru ini beredar luas di media sosial mengenai kisah seorang gadis remaja yang berhasil selamat dari kasus penculikan anak berkat sebuah gestur tangan yang viral di TikTok.

Dilansir Liputan6.com dari Boredpanda, Selasa (9/11/2021) seorang remaja berusia 16 tahun berhasil selamat dari kasus penculikan anak. Bahkan, usahanya selamat dari kasus penculikan anak diketahui karena dirinya menunjukkan sebuah gestur tangan yang viral di media sosial TikTok.

Gestur tangan yang ditunjukkan dari TikTok sendiri memiliki arti jika dirinya tengah berada dalam bahaya. Hal ini pula yang dilakukan oleh gadis tersebut saat berada di sebuah mobil sang penculik.

Dilihat oleh pengendara lain

Ilustrasi Liputan Khusus Penculikan Anak
Ilustrasi Liputan Khusus Penculikan Anak

Seorang gadis berusia 16 tahun terlihat menunjukkan gerakan tangan saat berada dalam bahaya atau tindak kekerasan yang viral di TikTok. Sang penculik yang diketahui bernama James Herbert Brick dari Cherokee, North Carolina telah diamankan oleh petugas kepolisian pada Kamis (4/11/2021) lalu.

Petugas polisi dikerahkan untuk memeriksa penumpang sebuah mobil Toyota yang mencurigakan. Sebelumnya, pihak kepolisian mendapatkan laporan dari seseorang yang berada di belakang mobil sang penculik.

"Orang yang melaporkan mobil “berada di belakang kendaraan dan melihat seorang penumpang wanita di dalam kendaraan membuat gerakan tangan yang dikenal di platform media sosial TikTok untuk mewakili kekerasan di rumah – saya butuh bantuan – kekerasan dalam rumah tangga.” ujar Detektif Robert Reed seperti yang dilansir Liputan6.com dari Boredpanda, Selasa (9/11/2021).

Sang pelapor pun langsung memberi tahu 911 bahwa wanita yang berada di bagian belakang mobil tampak kesulitan. Pelapor pun berinisiatif untuk mengikuti mobil Toyota tersebut guna memberikan laporan lebih rinci terhadap polisi.

Sang remaja dilaporkan hilang 2 hari

Ilustrasi berita penculikan anak. (Liputan6.com)
Ilustrasi berita penculikan anak. (Liputan6.com)

Ketika polisi melihat mobil yang dimaksud, mereka memutuskan untuk menghentikannya. Rupanya remaja yang berada di bagian belakang mobil sempat dilaporkan hilang oleh orangtuanya dua hari sebelumnya.

Gadis remaja tersebut pun menyebutkan jika pria yang menculiknya menyebut akan membawanya ke kerabatnya yang berada di Ohio. Namun, sang kerabat yang dituju justru menemukan fakta jika sang keponakan hilang. Sedangkan James Herbert sendiri meninggalkan Ohio dan pergi ke arah selatan.

Selama perjalanan dari Ohio ke selatan, gadis yang telah mengetahui dirinya diculik pun terus menarik perhatian orang yang mengendarai kendaraan dibelakangnya dengan hati-hati. Dirinya pun memilih untuk selalu menunjukkan gestur tangan yang viral di TikTok guna meminta pertolongan atas kasus kekerasan dan penculikan yang ia alami.

Gestur tangan dibuat agar orang lain mengetahui keadaan sulit yang menimpa tanpa menimbulkan suara

Remaja Ini Selamat dari Penculikan Berkat Gestur Tangan Populer TikTok, Kisahnya Viral (Sumber: Boredpanda)
Remaja Ini Selamat dari Penculikan Berkat Gestur Tangan Populer TikTok, Kisahnya Viral (Sumber: Boredpanda)

Gerakan tangan yang dibuat oleh The Women's Funding Network sendiri memiliki arti jika seseorang mengalami kekerasan dalam rumah tangga dan meminta bantuan. Tanda yang ditunjukkan oleh remaja tersebut pun kemungkinan besar merupakan tanda yang sama. Pasalnya, gerakan tangan ini juga sering kali viral di media sosial sebagai pengingat terhadap sesama.

Gerakan tangan tersebut pun cukup sederhana, kamu hanya perlu menghadapkan telapak tangan ke arah lawan bicara, menyelipkan ibu jari ke dalam, lalu menutupinya dengan jari lainnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel