Remaja Korban Pemerkosaan dan Perampokan di Bekasi Trauma Berat

·Bacaan 1 menit

VIVA – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bekasi mendatangi kediaman korban pemerkosaan serta perampokan di rumahnya yang terletak di Bintara Bekasi Barat, Senin 18 Mei 2021. Saat ini korban masih takut bila pelaku kembali ke rumahnya. Trauma berat dialaminya.

"Kami mendatangi kediaman rumah korban untuk melakukan trauma healing karena kondisi korban masih alami trauma yang sangat berat," kata Kepala Seksi Perlindungan Khusus Anak (DP3A) Mini Aminah, Selasa 18 Mei 2021.

Selama mengalami kekerasan seksual kata Mini, korban dibekap pelaku. Dia hanya merasakan tangannya dipegangi oleh pelaku. Akibat kejadian itu, korban saat ini mengalami trauma apalagi kalau sudah bertemu dengan orang tak dikenalinya.

"Sekarang ini korban kalau bertemu dengan orang tak dikenalnya memiliki perasaan was-was. Apalagi terus kalau keluar rumah korban sudah tidak mau khawatir pelaku akan kembali lagi menemui dirinya. Dan itu yang membuat korban syok," kata Mini lagi.

Mini mengaku, pihaknya akan terus melakukan trauma healing kepada korban hingga psikologinya akan kembali normal. Sebab dalam pendampingan ini kata Mini, dilibatkan juga seorang psikolog.

Sebelumnya, aksi perampokan hingga pemerkosaan gadis berusia 15 tahun terjadi di Bintara Bekasi Barat pada 15 Mei 2021. Selain menguras harta, pelaku juga memperkosa gadis yang menjadi penghuni rumah. Polisi terus melakukan pengejaran terhadap perampok dan pemerkosa itu.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel