Rencana Perubahan Layout Albert Park Mulai Terlihat

Andrew van Leeuwen
·Bacaan 2 menit

GP Australia awalnya dijadwalkan menjadi lomba pembuka F1 2021 pada 21 Maret. Namun, akibat pandemi Covid-19 yang kembali menyerang Australia, promotor lokal pun meminta F1 menunda lomba.

F1 dan FIA mengabulkan dengan memindahkan Albert Park sebagai tuan rumah lomba ke-21 yang akan digelar pada 21 November mendatang. Pemunduran jadwal itu pun dimanfaatkan otoritas Albert Park untuk membenahi lintasan.

Sudah lama Sirkuit Albert Park dikritik karena kualitas aspal dan beberapa tikungan yang dianggap tidak cocok lagi dengan karakter mobil-mobil F1. Kini, rancangan pekerjaan untuk desain tata letak (layout) baru trek sepanjang 5,303 km itu sudah terlihat.

Fase pertama renovasi sirkuit itu sudah selesai dilakuan. Pit lane sudah dilebarkan dua meter. Pit wall juga dipindahkan ke tepi jalan yang selama ini ditanami rumput. Perubahan ini membuat posisi pembatas kecepatan (speed limit) di pit lane kemungkinan berpindah.

Fase kedua, publik bisa melihat perubahan desain tata letak (layout) berubah. Perubahan terbesar ada di Tikungan 9 dan 10. Pekerjaan ini sudah dimulai bulan ini dan diperkirakan selesai pada Juni 2021.

Selama ini, T9 dan T10 membutuhkan pengereman keras karena tikungan kanan yang sempit. Kini, tikungan itu diubah menjadi tikungan cepat (garis hijau di foto utama adalah lintasan baru).

Perubahan di T9 dan T10 itu membuat Albert Park kini memiliki dua tikungan cepat. Setelah tikungan cepat ke kanan-kiri (T9-T10), pembalap langsung menemui tikungan cepat kiri-kanan di T11 dan T12.

Baca Juga:

Efek Penundaan F1 GP Australia, Sirkuit Albert Park Direnovasi AlphaTauri Akan Memiliki Mobil yang Lebih Cepat di 2021 Alonso Realistis soal Peluang bersama Alpine

Perubahan ini praktis membuat kecepatan mobil saat masuk T11-T12 bakal lebih tinggi hingga bisa membuat mobil tidak stabil sebelum masuk zona pengereman keras di T13 yang selama ini bisa menciptakan peluang untuk overtaking.

Tikungan 13 ke kanan yang lambat ini juga akan diubah dengan memperlebar area masuk agar lintasan bisa memuat lebih dari satu line saat mobil melibas tikungan tersebut.

Pekerjaan perubahan layout untuk Fase 1 dan 2 itu akan dimulai Senin (22/2/2021) pekan depan dan diperkirakan selesai seluruhnya pada Juli.

Fase 3 adalah memberikan aspal baru yang lebih agresif. Namun, pengerjaan aspal tersebut baru akan dilakukan setelah lomba November mendatang. Itu pun jika lomba bisa digelar.

Pengaspalan ulang nanti akan menjadi yang pertama paling signifikan sejak sirkuit yang merupakan jalan umum sehari-hari itu disiapkan pada 1995 untuk menggelar F1 setahun berikutnya.

Renovasi sirkuit di Melbourne itu telah menjadi perdebatan dalam beberapa tahun terakhir. Paling dikritik memang layout yang sejak dipakai pada 1996 tidak berubah.

Para pembalap dan bos tim sudah lama kesal dengan desain Albert Park karena tidak ada area yang benar-benar memberikan peluang bersih untuk overtaking.

Pada 2017 lalu, Motorsport.com secara eksklusif mendapatkan kabar bila Australian Grand Prix Corporation sudah serius ingin membuang T11 dan T12. Namun, rencana itu dibatalkan.

Perpanjangan kontrak untuk menggelar GP Australia sampai 2025 memang menyinggung soal perubahan layout yang harus segera dilakukan. Sementara, pengaspalan ulang bisa diundur untuk GP Australia 2022.