Render adalah Hasil Visual dari Menyatukan Objek, Ketahui Proses dan Unsur-Unsurnya

·Bacaan 5 menit

Liputan6.com, Jakarta Render adalah istilah yang populer digunakan di dunia visual, pembuatan gambar atau animasi 3D dan video. Render adalah hasil dari proses menyatukan objek (foto, video, audio, teks, dan lain-lain) agar menjadi gambar yang realistik. Kegiatan render adalah dinamakan rendering.

Render adalah menurut Aditya (2007) hasil proses mengkalkulasikan seluruh elemen material, pencahayaan, efek, dan lainnya sehingga akan menghasilkan output gambar atau animasi yang realistik. Umumnya gambar render adalah berupa gambar digital atau gambar grafik raster.

Render adalah hasil dari kegiatan mengolah gambar fotorealistik atau non-fotorealistik dari model 2D atau 3D melalui program komputer. Dalam proses olah gambar tersebut, rendering adalah proses paling akhir dan umumnya membutuhkan waktu yang lama. Durasi render adalah tergantung pada durasi dan kualitas visual rangkaian gambar yang diproses.

Berikut Liputan6.com ulas tentang render dalam dunia editing dari berbagai sumber, Minggu (26/9/2021).

Proses Render yang Umum Dilakukan

Ilustrasi laptop. Credit: pexels.com/Ekaterina
Ilustrasi laptop. Credit: pexels.com/Ekaterina

Proses render adalah dimulai dengan pengumpulan elemen dan efek video. Proses pra-rendering – menggambar garis besar, mengatur model, dan menambah efek di sekitar komponen video dan mengintegrasikan komponen audio.

Setelah semua operasi awal selesai, video ditransfer ke perangkat lunak rendering. Perangkat lunak render adalah mengatur tekstur, bayangan, dimensi, dan efek – menghasilkan gambar visual yang terpadu. Ini seperti menstaples gambar digital bersama-sama dengan campuran audio untuk membuat video.

Waktu render adalah faktor penting karena paling diperdebatkan dan diperebutkan di antara berbagai perangkat lunak pengeditan video. Waktu render adalah dapat berkisar dari beberapa detik hingga beberapa hari, tergantung pada panjang video yang dirender dan elemen yang digabungkan.

Komputer membuat semua proses render adalah secara real-time mampu menampilkan konten tanpa penundaan. Komputer memproses data yang dikodekan dengan cepat untuk menampilkan dan memperbarui piksel gambar tanpa jeda yang jelas. Meskipun kompleksitas video dapat membuat rendering konten lebih sulit dan rendering real-time menjadi sulit.

Inilah mengapa istilah render adalah mengacu pada pemrosesan ekstra, komputer memang harus menghitung grafik untuk menghasilkan pemutaran video dengan segera. Jika video menampilkan model animasi atau tugas lain yang terlalu menuntut, komputer akan merender konten video terlebih dahulu untuk memberikan kesan rendering waktu nyata.

Unsur-Unsur Render Paling Utama

Ilustrasi komputer | Vlada Karpovich dari Pexels
Ilustrasi komputer | Vlada Karpovich dari Pexels

1. Bayangan — bagaimana warna dan kecerahan permukaan bervariasi dengan pencahayaan

2. Tekstur-mapping — metode menerapkan detail ke permukaan

3. Bump-mapping — sebuah metode simulasi bumpiness skala kecil pada permukaan

4. Media fogging/participating — bagaimana cahaya meredup saat melewati atmosfer atau udara yang tidak cerah

5. Refleksi — efek menghalangi cahaya

6. Bayangan lembut — berbagai kegelapan yang disebabkan oleh sebagian sumber cahaya yang dikaburkan

7. Refleksi — refleksi seperti cermin atau sangat mengkilap

8. Transparansi — transmisi cahaya yang tajam melalui benda padat

9. Translucency — transmisi cahaya yang sangat tersebar melalui benda padat

10. Pembiasan — pembelokan cahaya yang terkait dengan transparansi

11. Penerangan tidak langsung — permukaan yang diterangi oleh cahaya yang dipantulkan dari permukaan lain, bukan langsung dari sumber cahaya

12. Caustics (suatu bentuk iluminasi tidak langsung) — pantulan cahaya dari objek yang mengkilap, atau pemfokusan cahaya melalui objek transparan, untuk menghasilkan sorotan terang pada objek lain

13. Kedalaman bidang — objek tampak kabur atau tidak fokus ketika terlalu jauh di depan atau di belakang objek dalam fokus

14. Gerakan kabur — objek tampak buram karena gerakan berkecepatan tinggi, atau gerakan kamera

15. Photorealistic morphing — photoshopping rendering 3d agar tampak lebih hidup

16. Rendering non-fotorealistik — rendering adegan dalam gaya artistik, dimaksudkan agar terlihat seperti lukisan atau gambar

Cara Rendering Video Melalui Laptop atau Komputer

Ilustrasi komputer | Christina Morillo dari Pexels
Ilustrasi komputer | Christina Morillo dari Pexels

1. Untuk menghasilkan video panjang diperlukan cara mengedit video di proses penyatuan yang dikenal dengan istilah render.

2. Klik ‘File’ yang terletak di pojok kiri atas.

4. Cara mengedit video proses selanjutnya pilih ‘Export’ dan ‘Media’.

5. Pop up jendela pengaturan akan muncul. Kamu akan diminta mengatur format video (.mp4, .avi, .3gp, dsb).

6. Jika ingin menghasilkan kualitas terbaik, cara mengedit video centang pilihan ‘Use Maximum Render Quality’.

7. Bila sudah yakin dengan pengaturan silahkan klik ‘Export’. Maka proses rendering akan berjalan.

8. Tunggu sampai 100%.

Aplikasi Render Video yang Umum Digunakan

Ilustrasi laptop | Vlada Karpovich dari Pexels
Ilustrasi laptop | Vlada Karpovich dari Pexels

1. Aplikasi Inshot

Inshot bisa digunakan untuk membuat konten Instagram Stories basic foto dan video. Meskipun jika digunakan untuk mengedit foto tidak bisa maksimal tetapi jika digunakan sebagai cara mengedit video. Aplikasi ini merupakan yang terbaik. Video dengan format apa saja bisa dibuka dalam Inshot.

2. Magisto

Jika kamu mencari cara mengedit video biasa menjadi film dengan cepat, kamu perlu menggunakan Magisto. Magisto adalah aplikasi pengeditan video gratis yang tersedia di Google Play Store. Aplikasi ini dapat digunakan untuk memotong, menggabungkan, memotong klip video.

3. Aplikasi KineMaster

KineMaster mungkin sudah tak asing lagi bagi kamu yang sering mengedit video. Cara mengedit video dengan KineMaster sangat sederhana dan mudah bagi pemula sekalipun. KineMaster saat ini adalah aplikasi pengeditan video paling terkemuka yang tersedia untuk perangkat Android.

4. FilmoraGo

FilmoraGo adalah aplikasi Android yang memungkinkan pengeditan video di ponsel. Ini adalah aplikasi pengeditan video lengkap yang menghadirkan banyak fitur pengeditan video seperti pemangkasan video, pemisahan, dan masih banyak lagi.

5. Adobe Premiere Rush

Adobe Premiere Rush merupakan aplikasi besutan Adobe yang bisa digunakan sebagai cara mengedit video di HP. Aplikasi ini memiliki kemampuan pembuatan video otomatis. Itu berarti ia dapat membuat video dengan foto atau klip apa pun yang kamu pilih.

6. VivaVideo

VivaVideo bisa digunakan sebagai cara mengedit video dengan HP. Aplikasi ini memiliki potensi besar untuk memberikan sentuhan profesional pada video rekamanmu. VivaVideo memiliki versi gratis dan berbayar.

7. VideoShow

VideoShow adalah aplikasi terbaik lain, jika kamu sedang mencari cara mengedit video dengan cepat. Dibandingkan dengan aplikasi pengeditan video lainnya, VideoShow cukup mudah digunakan dan ringan. Tidak seperti semua aplikasi lain, VideoShow tidak membengkak dengan fitur yang tidak perlu.

8. Funimate

Funimate merupakan aplikasi edit video yang relatif mudah digunakan. Ini adalah aplikasi yang memungkinkan kamu menambahkan filter keren ke video.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel