Rentetan Aksi FPI dari Masa ke Masa

TEMPO.CO, Jakarta - Wacana pembekuan organisasi kemasyarakatan ini  menguak setelah Kementerian Dalam Negeri menyatakan sedang mengkaji kemungkinan pembekuan organisasi kemasyarakatan Front Pembela Islam (FPI). Pemicunya, peristiwa penolakan pembukaan cabang FPI di Kalimantan Tengah, Sabtu, 11 Februari 2012. Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi menyatakan pihaknya sudah mempertimbangkan hal itu, mengingat adanya beberapa tindakan kekerasan yang dilakukan anggota ormas tersebut.

"Dirjen Kesbangpol (Direktorat Jenderal Kesatuan Bangsa dan Politik) sedang melakukan kajian, kalau ada bukti-bukti yang kuat kami akan mengambil langkah," katanya seusai rapat koordinasi di kantor Kemenkopolhukam, Senin 13 Februari 2012.

Gamawan merujuk pada aksi perusakan yang dilakukan di kantornya pada 12 Januari 2012 lalu. Kala itu beberapa anggota yang tergabung dalam Forum Umat Islam merusak kantor Kemendagri dalam aksi unjuk rasa. Dia juga melihat tindakan kekerasan brutal yang pernah terjadi di kawasan Silang Monas pada tahun 2008 silam. "Dalam undang-undang juga sudah ada aturannya jika ada tindakan kekerasan akan diberikan teguran keras, pembekuan, sampai dengan pembubaran. Kita sedang melakukan evaluasi tentang itu," ujarnya. (Baca:  Mendagri Kaji Kemungkinan Pembekuan FPI)

Inilah sepak terjang Front Pembela Islam di Indonesia:

September 1999

Laskar Pembela Islam menutup tempat perjudian di Petojo Utara serta tempat pelacuran di Ciputat dan Tanah Abang, Jakarta.

4 Mei 2001

Kantor SCTV, Jakarta, diprotes FPI karena menayangkan telenovela Esmeralda, yang di dalamnya ada tokoh antagonis bernama Fatimah. FPI khawatir, citra buruk Fatimah dalam sinetron tersebut bisa mencitrakan hal yang sama pada Fatimah Azahra, putri Nabi. Akhirnya, SCTV menghentikan penayangan telenovela tersebut.

20 April 2003

Ketua Front Pembela Islam Rizieq Syihab ditahan karena dianggap menghina kepolisian lewat dialog di SCTV dan Trans TV. Ia sempat dibawa kabur pendukungnya, tapi akhirnya divonis tujuh bulan kurungan.

29 Juli 2003

- Ketua FPI Rizieq dituntut hukuman tujuh bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

19 November 2003

- Ketua FPI Rizieq dibebaskan dari tahanan Salemba.

18 Desember 2003

- FPI akan mengubah paradigma perjuangan dari aksi massa dan kelaskaran ke pendidikan.

24 Oktober 2004

- FPI minta maaf kepada Kapolda Metro Jaya atas aksi sweeping tempat hiburan.

27 Oktober 2004

- Ketua PP Muhammadiyah minta FPI hentikan aksi kekerasan.

28 Oktober 2004

- FPI bertekad tetap melakukan sweeping tempat hiburan selama bulan Ramadan.

1 November 2004

- 500 anggota FPI merusak kafe di Kemang.

- FPI bentrok dengan Forum Masyarakat Kemang.

23 Desember 2004

- 150 anggota FPI bentrok dengan satpam JICT Tanjung Priok.

27 Desember 2004

- FPI Pusat terjunkan sukarelawan ke Aceh pasca tsunami.

27 Juni 2005

FPI menyerang acara kontes Miss Waria di gedung Sarinah, Jakarta.

9 Juli 2005

Sekitar 400 orang beratribut FPI datang menyerbu kampus Mubarak. Amin Djamaluddin memimpin langsung aksi tersebut. Mereka memberi ulitmatum, dalam hitungan 7 x 24 jam, FPI akan bertindak lebih tegas lagi.

12 April 2006

FPI menyerang dan merusak kantor majalah Playboy.

20 Mei 2006

Anggota FPI menggerebek 11 lokasi yang dinilai sebagai tempat maksiat di Kampung Kresek, Pondok Gede.

21 Mei 2006

FPI menyegel kantor Fahmina Institute di Cirebon, yang menolak RUU Anti-Pornografi dan Pornoaksi.

1 Juni 2008

27 aktivis Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB), yang berdemo memprotes surat keputusan bersama Ahmadiyah, mengalami luka-luka

dianiaya massa FPI.

4 Juni 2008

Rizieq dan 59 pengikutnya diciduk di markasnya terkait penyerangan AKKBB

9 Oktober 2009

Front Pembela Islam (FPI) mendemo rumah produksi Maxina Picture di Komplek Hotel Ibis Mangga Dua yang hendak mendatangkan aktris porno Jepang Maria Ozawa alias Miyabi.

14 April 2010

FPI ikut serta mempertahankan makam Mbah Priok di Tanjung Priok, Jakarta Utara.

31 April 2010

FPI membubarkan acara kaum Waria di Hotel Bumi Wiyata Kota Depok

24 Juni 2010

Front Pembela Islam (FPI) Banyuwangi bersama Forum Umat Beragama dan LSM Gerak membubarkan acara sosialisasi kesehatan gratis dari Komisi IX DPR-RI, karena diduga acara temu kangen anggota eks-PKI.

10 Februari 2011

Juru bicara FPI, Munarman mengeluarkan ancaman akan menggulingkan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono jika berani membubarkan organisasi masyarakat seperti FPI. Ancaman itu dikeluarkan dalam menanggapi pernyataan Presiden di Kupang, dalam acara peringatan Hari Pers Nasional yang mengatakan "ormas yang terbukti melanggar hukum melakukan kekerasan, dan meresahkan masyarakat, jika perlu harus dibubarkan." Pernyataan itu dilontarkan tidak lama setelah tragedi penyerangan jamaah Ahmadiyah di Cikeusik, Banten.

26 Juli 2011

Massa FPI melakukan perusakan gedung yang diduga tempat pertemuan waria di Purwokerto, Jawa Tengah.

8 Agustus 2011

Sekitar 30 orang massa Front Pembela Islam (FPI) mengobrak-abrik sebuah warung Coto Makassar di Jl. AP Pettarani, Makassar. Aksi ini dilakukan karena warung coto ini tetap buka siang hari saat bulan puasa. Akibat aksi ini terjadi bentrok dengan pihak pemilik warung yang menyebabkan 3 karyawannya terluka

20 Agustus 2011

Ratusan masa Front Pembela Islam (FPI) melakukan sweeping terhadap warung makan yang menjual dagangannya pada siang hari di kawasan puncak Bogor, Jawa Barat. Aksi tersebut dilakukan agar para pemilik warung menghormati umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa.

27 Agustus 2011

Sekitar seratusan orang yang tergabung dalam Front Pembela Islam (FPI) mendatangi kantor stasiun televisi SCTV. Mereka mendesak stasiun televisi nasional itu membatalkan penayangan film berjudul '?'. Rencananya SCTV akan menayangkan film tersebut. FPI menilai Film '?' menggambarkan umat islam itu bengis dan jahat.

28 Agustus 2011

Ratusan anggota Front Pembela Islam (FPI) merusak sebuah mobil Daihatsu Luxio di kawasan Senayan, Jakarta Pusat. Mobil tersebut diduga milik seorang penjual minuman keras. Ratusan FPI saat itu usai menghadiri tabligh akbar di kawasan Monas, Jakarta Pusat dan bergerak ke arah Senayan. Namun, di tengah jalan, anggota FPI melihat penjualan minuman keras (miras) di pinggir jalan. Melihat hal itu, FPI spontan membubarkan pemilik dan pembeli miras tersebut. 

Di hari yang sama Massa dari Front Pembela Islam (FPI) bentrok dengan sekolompok pemuda di Jalan Matraman Raya, Cempakah Putih, Jakarta Pusat. Massa FPI menegur mereka dan menuduh sedang mabok -mabokan. Rupanya teguran itu tidak diterima kelompok pemuda yang tengah nongkrong. Akibatnya terjadi bentrok. Kalah soal jumlah, tiga dari pemuda yang nongkrong lula-luka dan dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapat pengobatan.

28 Oktober 2011

Ratusan anggota Front Pembela Islam (FPI) dan Aliansi Islam Bekasi bentrok dengan anggota Kepolisian Resor Metro Bekasi saat menggelar unjuk rasa di depan Sekolah Yayasan Mahanaim di Rawa Lumbu, Bekasi, Jawa Barat. Unjuk rasa itu digelar karena FPI menilai yayasan sekolah telah melakukan pemurtadan agama terhadap warga Bekasi sejak tahun 2008 silam. Dalam aksi itu, massa FPI melempari bangunan Sekolah Yayasan Mahanaim, dengan batu dan benda keras lainnya.

12 Januari 2012

Massa dari FPI dan Forum Umat Islam (FUI) demo di depan kantor Kemendagri. Massa kemudian melempari gedung Kemendagri dengan batu dan telur busuk. Aksi protes dilakukan atas pembatalan Perda Miras oleh pihak Kemendagri.

DIOLAH DARI BERBAGAI SUMBER I DANNI M I PDAT I NI

Berita Terkait:

Ada Aksi »Indonesia Tanpa FPI”, FPI Cuek

FPI di Kediri Ditolak Pesilat Muslim

Aksi Kekerasan Jadi Pertimbangan FPI Dibekukan

Kronologi Penolakan FPI Kalimantan Tengah

Presiden SBY: Mestinya FPI Bertanya Kenapa Ditolak

Pemerintah Kaji Kemungkinan Pembekuan FPI 

Dilaporkan FPI, Gubernur Kalteng Mesam-mesem

Soal Laporan FPI, Kemendagri Bela Gubernur Kalteng

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Apakah kandidat nama cawapres Jokowi yang beredar sekarang sudah sesuai dengan harapan Anda?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat