Repsol Honda Bak Macan Ompong di MotoGP, Salahkan Alberto Puig!

Bola.com, Jakarta -- Balapan MotoGP Katalunya di Sirkuit Katalunya, Barcelona hari Minggu lalu, lagi-lagi menjadi bukti Repsol Honda tanpa Marc Marquez hanyalah macan ompong.

Bagaimana tidak, semua pembalap Repsol Honda merasakan hasil buruk. Pol Espargaro cuma finis 17. Pembalap pengganti Marc Marquez, Stefan Bradl tidak finis.

Praktis pembalap tim satelit LCR Honda, Alex Marquez jadi pengendara RC213V terbaik setelah finis sepuluh. Tapi rekan setimnya, Takaaki Nakagami sudah kecelakaan pada Tikungan 1 usai start.

Ketergantungan Repsol Honda terhadap Marc Marquez adalah buah keputusan salah yang dilakukan Alberto Puig sebagai manajer tim beberapa musim terakhir.

Kesalahan Alberto Puig

<p>Manajer tim Repsol Honda, Alberto Puig sempat turun di kelas 250cc dan 500cc saat masih aktif menjadi pembalap. Ia merupakan pemenang pertama dari Spanyol di MotoGP Jerez pada tahun 1995 bersama Fortuna Honda Pons. Kala itu, Puig sukses tampil tercepat dengan mengungguli Luca Cadalora dan Alex Criville. (AFP/Lluis Gene)</p>

Manajer tim Repsol Honda, Alberto Puig sempat turun di kelas 250cc dan 500cc saat masih aktif menjadi pembalap. Ia merupakan pemenang pertama dari Spanyol di MotoGP Jerez pada tahun 1995 bersama Fortuna Honda Pons. Kala itu, Puig sukses tampil tercepat dengan mengungguli Luca Cadalora dan Alex Criville. (AFP/Lluis Gene)

Alberto Puig layak dikambinghitamkan. Situs Speedweek memberikan analisis Puig sudah salah saat tidak mengangkat Dani Pedrosa sebagai pembalap penguji Repsol Honda ketika pensiun pada MotoGP 2018.

"Ukuran tubuhnya tidak ideal untuk menjadi seorang pembalap penguji Honda," beber Alberto Puig kala itu.

Namun tahukah Anda, saat ini Dani Pedrosa bekerja sebagai pembalap penguji KTM dan jadi kunci KTM bisa bersaing di baris depan!

Memperkerjakan Jorge Lorenzo

Dua pembalap Repsol Honda, Marc Marquez dan Jorge Lorenzo. (AFP/Karim Jaafar)
Dua pembalap Repsol Honda, Marc Marquez dan Jorge Lorenzo. (AFP/Karim Jaafar)

Kesalahan Puig lainnya adalah memberikan kontrak Jorge Lorenzo di Repsol Honda pada musim 2019. Padahal Puig sadar betul gaya balap smooth milik pembalap asal Spanyol itu tidak cocok dengan motor RC213V.

Puig berpikir dia bisa beradaptasi dengan RC213V, namun nyatanya Jorge Lorenzo justru frustrasi dan berujung pensiun karena terlalu sering terjatuh.

Bikin Alex Marquez Sakit Hati

Pembalap Repsol Honda, Alex Marquez, saat mengikuti sesi latihan bebas MotoGP Catalunya di Circuit de Barcelona-Catalunya, Jumat (25/9/2020). Pembalab Yamaha, Morbidelli, finish pertama dengan catatan waktu satu menit 39,789 detik. (AFP/Lluis Gene)
Pembalap Repsol Honda, Alex Marquez, saat mengikuti sesi latihan bebas MotoGP Catalunya di Circuit de Barcelona-Catalunya, Jumat (25/9/2020). Pembalab Yamaha, Morbidelli, finish pertama dengan catatan waktu satu menit 39,789 detik. (AFP/Lluis Gene)

Kesalahan berikutnya Puig adalah memperkerjakan Alex Marquez di tim Repsol Honda pada MotoGP 2020 namun telah menunjuk Pol Espargaro sebagai pengganti di musim 2021 saat kompetisi bahkan belum dimulai.

Bisa dibayangkan betapa sakitnya hati seorang Alex Marquez. Ironisnya Puig beralasan gaya mengemudi Pol sangat mirip dengan Marc.

Padahal ini sebuah kesalahan lain. Karena Marc mengendalikan motor dengan ban depan, sementara Pol Espargaro mengandalkan ban belakang.

Comeback Kecepatan Marc Marquez

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, enggan bicara kans menjuarai MotoGP Amerika Serikat setelah akan mengawali balapan di posisi kesembilan. (AFP/Mirco Lazzari)
Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, enggan bicara kans menjuarai MotoGP Amerika Serikat setelah akan mengawali balapan di posisi kesembilan. (AFP/Mirco Lazzari)

Alberto Puig juga membuat kesalahan dengan memberikan izin Marc Marquez comeback terlalu cepat usai menjalani operasi pertama pada lengan kanan di MotoGP 2020.

Semua kini tahu, sampai sekarang, Marc Marquez belum bisa sembuh dari cedera lengan kanan dan baru saja menjalani operasi keempat.

So, jangan sampai buat kesalahan lagi ya Puig.

Sumber: Speedweek

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel