Resah Didatangi Polisi, Pelaku Ganti Pakaian Dini Nurdiani untuk Hilangkan Jejak

Merdeka.com - Merdeka.com - Polisi menyebut NM (24), pelaku pembunuhan Dini Nurdiani (26), diantar suami menyerahkan diri ke Polsek Cengkareng, Jakarta Barat. NM sebelumnya membunuh Dini Nurdiani lantaran sakit hati korban berselingkuh dengan suaminya berinisial A.

"Pelaku mengaku ke Polsek Cengkareng telah membunuh DN," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan di Mapolda Metro Jaya, Kamis (19/5).

Zulpan mengatakan, anggota Satreskrim Polsek Cengkareng melakukan penyelidikan usai menerima laporan korban hilang. Beberapa saksi dimintai keterangan untuk mengetahui orang terakhir yang bertemu korban.

Hasil penyelidikan mengarah kepada ID alias A, suami dari tersangka. "Kita mendapatkan data kedekatan daripada korban dengan suami tersangka," ujar dia.

Zulpan menyampaikan, kehadiran penyidik membuat tersangka resah dan gelisah. NM mengakui perbuatan kepada suami tak lama usai kedatangan penyidik.

"Tersangka resah kemudian menceritakan ke suami bahwa dia pelakunya," ujar dia.

Zulpan mengatakan, tersangka bersama suami mendatangi Polsek Cengkareng. Kepada polisi, NM turut mengutarakan kejahatan yang telah dilakukan kepada DN.

"Kemudian datang ke Polsek Cengkareng. Dengan menyerahkan diri bahwa dia telah melakukan pembunuhan," ujar dia.

Zulpan menjelaskan, kepolisian mengumpulkan pelbagai bukti guna memperkuat pengakuan NM.

"Kami lakukan pembuktian terkait alat bukti yang kami temukan dan identik dengan pelaku," ujar dia.

Zulpan menerangkan, NM menemui korban pada Jumat 29 april 2022 sekira pukul 15.00 WIB di tebing sungai Cikeas, Jalan Mendung, Jatirangga, Jati sampurna kota bekasi.

Zulpan menyebut, tersangka memang sebelumnya telah berkomunikasi dengan korban menggunakan telepon genggam milik suaminya. Saat itu, tersangka mengaku sebagai adik dari suami.

"Kemudian mengajak bertemu korban untuk acara bukber," ujar Zulpan.

Zulpan menerangkan, pertemuan itu diatur oleh tersangka usai membaca percakapan korban dengan suami di telepon genggam milik suaminya.

Ada percakapan percakapan yang menjurus adanya hubungan asmara antara suami tersangka dengan korban.

"Hal inilah menyulutkan rasa sakit hati dari tersangka," ujar dia.

Zulpan menyampaikan, tersangka menjemput korban halte Taman Mini. Adapun, tersangka menggunakan sepeda motor milik AP yang saat ini dijadikan sebagai saksi.

"(Lokasi pertemuan) berdasarkan perjanjian komunikasi mereka melalui pembicaraan telpon," ujar dia.

Zulpan menerangkan, tersangka menghabisi nyawa korban secara sadis. Bahkan, tersangka berusaha menghilangkan jejak dengan mengganti pakaian korban dengan pakaian yang telah dipersiapkan.

Zulpan menyebut, hal itu agar korban tidak nama sebagai korban pembunuhan. Jasad korban pun dibuang di sekitar lokasi.

"Jadi mayat dibuang sendirian, pakaiannya (ganti) sudah disiapkan agar darahnya tidak berceceran," ucap dia.

NM saat ini telah ditahan di Polres Bekasi Kota. Atas perbuatannya dijerat Pasal 340 subsider 338 KUHP.

"Kita sudah melakukan pemeriksaan, dan pengakuan dari tersangka bahwa yang bersangkutan benar melakukan semua perbuatan pembunuhan berencana ini. Dan kegiatan ini dilakukan tanpa bantuan pihak lain," tandas dia.

Reporter: Ady Anugrahadi/Liputan6.com [gil]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel