Resep Tutut Kuah Santan Bumbu Kuning

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Pernahkah Sahabat Fimela mencoba makan tutut kuah santan bumbu kuning? Di daerah lain kemungkinan punya sebutan lain mulai dari keong gondang, kreco hingga siput air. Makanan ini merupakan salah satu makanan zaman dahulu yang bikin kangen.

TERKAIT: Resep Masak Ikan Bilis Bumbu Balado khas Sumatra Barat

TERKAIT: Resep Belut Goreng Renyah Bumbu Bawang

TERKAIT: Resep Mangut Belut Pedas Tidak Amis

Olahan keong sawah ini mungkin jarang ditemui di berbagai tempat seperti nasi padang, tapi justru itulah tutut kuah santan jadi makin spesial. Rasa gurihnya sangat khas. Jika kebetulan melihat ada yang menjual di pasar dan ingin mencoba membuatnya sendiri, ini dia resepnya.

Bahan:

  • 2 kg keong sawah/tutut

  • 500 ml santan cair

  • air secukupnya

Bumbu halus:

  • 2 cm kunyit

  • 5 siung bawang merah

  • 4 siung bawang putih

  • 3 buah cabai rawit merah (sesuai selera)

  • 1 cm jahe

  • 2 butir kemiri

Bumbu utuh:

  • 4 lembar daun salam

  • 2 batang serai

  • 1 cm lengkuas

  • 1 cm jahe

  • Gula, garam, dan merica bubuk secukupnya

Cara membuat:

ilustrasi keong bumbu kuning/Sony Herdiana/Shutterstock
ilustrasi keong bumbu kuning/Sony Herdiana/Shutterstock
  1. Potong ujung runcing tutut dengan pisau hingga agak pecah. Lakukan hingga habis. Cuci bersih dari lumpur, lendir dan tanah.

  2. Ambil 2 sdm tepung terigu, gosokkan ke tutut dan rendam air selama 10 menit untuk membantu menghilangkan lendir dan amisnya.

  3. Rebus air di dalam panci hingga mendidih, masukkan tutut dan masak hingga mendidih.

  4. Tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan daun salam. Geprek serai, lengkuas dan jahe, masukkan ke dalam bumbu. Tumis hingga bumbu matang.

  5. Tuangkan bumbu ke dalam panci tutut, masak hingga sedap. Tambahkan Gula, garam, dan merica bubuk secukupnya hingga sesuai selera. Angkat.

Tutut kuah santan bumbu kuning siap dinikmati.

#ElevateWoman with Fimela

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel