Reshuffle Kabinet, Pratikno: Nanti Kalau Sudah Ada Jadwal, Bocorin Dikit-Dikit

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Sekretaris Negara, Pratikno buka suara soal kabar perombakan kabinet. Dia menjawab pertanyaan soal kabar reshuffle yang dilakukan bulan Juni.

Kabar adanya perombakan kabinet berembus sejak PAN bergabung dalam pemerintahan. Tetapi, hingga kini reshuffle belum juga dilakukan oleh Presiden Jokowi.

"Sekarang tanggal berapa? Ya nanti kalau sudah ada jadwal, bocorin dikit-dikit," kata Pratikno di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/6).

Dia pun enggan membeberkan siapa menteri yang potensial akan diganti bila Presiden Jokowi merombak kabinet.

"Ya nantilah," ungkapnya.

Pratikno menyebut, saat ini pemerintah tengah fokus menangani sejumlah permasalahan aktual. Salah satunya sektor ekonomi yang anjlok imbas pandemi.

"Kita kan fokus ini banyak sekali permasalahan yang harus ditangani secara cepat. Ekonomi global. Sangat dinamis. Kita harus sangat responsif," ujarnya.

Sebelumnya, wacana Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan merombak kabinet kembali berhembus. Politikus PKB Luqman Hakim mendengar kabar, Jokowi akan melakukan reshuffle pada akhir Maret 2022.

Terkait kabar itu, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengatakan belum ada agenda kocok ulang atau reshuffle saat ini atau akhir Maret.

Sementara itu, agenda reshuffle kali ini dikabarkan untuk mengakomodir Partai Amanat Nasional (PAN) dalam kabinet Indonesia Maju. Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengaku isu reshuffle mengaku belum mendengar kabar reshuffle tersebut.

"Belum ada kabarnya soal reshuffle," singkat Zulhas lewat pesan tertulis kepada merdeka.com, Selasa (8/3).

Wakil Ketua MPR ini juga menepis kabar pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo pada awal Maret. Isu perombakan kabinet diduga dibahas dalam pertemuan itu.

"Tidak ada pertemuan (dengan Presiden Jokowi)," ucap Zulhas. [fik]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel