Resmi Jadi Ketua IMI, Ini Deretan Rencana Kerja Bambang Soesatyo

Pius Yosep Mali
·Bacaan 2 menit

VIVA – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo resmi menjadi Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), periode 2021-2021. Pelantikannya dilakukan oleh Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Marciano Norman, dan dilakukan secara hybrid, yakni memadukan kehadiran fisik dan teknologi virtual

Pria yang akrab disapa Bamsoet itu, menggantikan Sadikin Aksa sebagai Ketua IMI periode 2016 sampai 2020. Dalam susunan pengurus 2021-2024, terdapat beraagam profesi mulai dari atlet, tokoh balap, selebriti, pengusaha, hingga TNI-POLRI.

"Posisi Sekretaris Jenderal IMI Pusat 2021-2024 dipegang Ahmad Sahroni. Sedangkan posisi Bendahara Umum dipegang Direktur PT. Warna Warni Media, Effendy Gunawan, dibantu pengusaha muda pemilik showroom Prestige Image Motorcars, Rudy Salim sebagai Wakil Bendahara Umum," ujar Bamsoet dalam keterangan resmi yang dikutip VIVA Otomotif, Kamis 11 Februari 2021.

Pria yang hobi mengoleksi motor gede dan mobil ini mengatakan, saat ini ada 7.398 klub otomotif di 34 provinsi yang ada di bawah naungan IMI. Selain itu, ada sekitar 5.210 sport clubs, 838 mobility clubs, dan 1.350 sport and mobility clubs.

"Per tahunnya, setidaknya IMI akan menyelenggarakan 680 kegiatan klub, 510 kegiatan IMI provinsi, 189 kegiatan kejuaraan nasional, dan 32 kegiatan seri nasional. Hal ini bisa terwujud jika seluruh keluarga besar IMI saling bekerjasama," paparnya.

Terkait sektor industri otomotif, IMI memiliki misi mempercepat migrasi kendaraan konvensional berbahan bakar minyak ke kendaraan bermotor listrik. Karenanya dalam kepengurusan IMI Pusat 2021-2024, ada penambahan posisi baru yakni Direktur Pengembanhan Electric Vehicle (kendaraan listrik) yang dipegang oleh Muhammad Setiawan.

"IMI juga menjadikan mobil listrik Hyundai, IONIQ sebagai official car. Pemilihan Hyundai selain sebagai apresiasi karena telah menghadirkan mobil listrik dengan harga terjangkau," tuturnya.

Dari sisi olahraga otomotif, pria yang juga Wakil Ketua KADIN menyebut, selain meningkatkan prestasi atlit balap, IMI juga berkomitmen agar setiap penyelenggaran event olahraga otomotif bisa lebih memberikan multiplier effect ekonomi bagi masyarakat.

Cara tersebut, kata dia, sebagai wujud mendukung program pemerintah di sektor pariwisata, ekonomi, lingkungan hidup, dan sosial, khususnya dalam mengembangkan berbagai potensi daerah menjadi sport automotive tourism. Seperti Sirkuit Internasional Sentul, di Kabupaten Bogor, Sirkuit Badak di Tanjung Lesung, Banten, hingga sirkuit Freedgeeb Waninggap Sai Gau Tak, di Kabupaten Merauke, Papua.

"Mengingat di skala internasional IMI berafiliasi kepada Federation Internationale de l'Automobile (FIA) dan Federation Internationale de Motocyclisme (FIM), setiap tahun IMI harus mampu menyelenggarakan berbagai kegiatan motorsport berskala dunia," paparnya.