Resmi Jadi Mitra Kemenkeu, BSI Bidik Penjualan Sukuk Rp500 Miliar

Fikri Halim, Arrijal Rachman
·Bacaan 2 menit

VIVA – Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan menunjuk resmi Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai mitra distribusi baru penjualan surat berharga syariah negara ritel atau Sukuk Ritel SR014.

Direktur Utama BSI, Hery Gunardi mengatakan dalam penjualan perdana SR014, BSI menargetkan penjualan sebesar Rp500 miliar. Adapun nominal minimal pembelian adalah Rp1 juta dan maksimal Rp3 miliar.

“Sukuk Ritel SR014 dengan kupon 5,47 persen bisa jadi pilihan investasi menarik bagi masyarakat, sehingga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan finansial nasabah atas produk-produk investasi,” kata Hery melalui keterangan resmi, Selasa, 16 Maret 2021.

Baca juga: Innalillahi, Nakes Norwegia Meninggal Usai Suntik Vaksin AstraZeneca

Untuk mencapai target penjualan Sukuk Ritel SR014, BSI menyiapkan strategi pemasaran yaitu kegiatan pra marketing dan cross selling dengan nasabah sukuk yang akan jatuh tempo.

Selain itu juga dilakukan pemasaran melalui media publikasi online seperti digital marketing, digital flyer atau poster, hingga media publikasi lainnya seperti media sosial maupun media luar ruang lainnya.

"Nasabah dapat membuka rekening Bank Syariah Indonesia dan melakukan pemesanan SR014 melalui BSI Net Banking. Proses pendaftaran BSI Net Banking dapat dilakukan melalui kantor cabang BSI," tuturnya.

Kementerian Keuangan menawarkan sukuk ritel seri SR014 pada 26 Februari 2021 hingga 17 Maret 2021 dan akan diterbitkan pada tanggal 24 Maret 2021. Kupon yang ditawarkan adalah 5,47 persen per tahun dengan pajak 15 persen.

SR014 diterbitkan dengan menggunakan akad ijarah asset to be leased dengan underlying asset Barang Milik Negara (BMN) dan Proyek APBN 2021 dengan tenor tiga tahun.

SR014 bersifat dapat diperjualbelikan di Pasar Sekunder. Transaksi penjualan atau pembelian di Pasar Sekunder dapat dilakukan mulai 11 Juni 2021.

Kupon SR014 akan dibayarkan setiap tanggal sepuluh setiap bulannya dan apabila tanggal sepuluh jatuh di hari libur maka akan dibayarkan di hari kerja berikutnya tanpa kompensasi. Adapun kupon pertama SR014 akan mulai dibayarkan pada 10 April 2021.