Resmi Jadi Pelatih Barcelona, Guardiola Berharap Xavi Jadi Diri Sendiri

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Pep Guardiola dan Xavi Hernandez punya kemiripan. Keduanya merupakan mantan kapten Barcelona yang mendapat kepercayaan menangani tim asal Catalunya tersebut. Meski demikian, Guardiola yang kini menangani Manchester City enggan dibandingkan dengan Xavi yang telah resmi menangani Barca.

Seperti diketahui, Xavi baru saja ditunjuk menangani Barcelona. Pria berusia 41 tahun tersebut dipercaya menukangi Blaugrana menggantikan pelatih Ronald Koeman yang dipecat dua pekan lalu.

Pep Guardiola sebelumnya juga pernah menangani Barcelona. Mantan pemain Barcelona itu terbilang sukses menghadirkan sederet gelar selama menangani Blaugrana dari tahun 2008 sampai 2012.

Kehadiran Xavi Hernandez mendapat sambutan hangat dari publik Camp Nou. Selain dihadiri para petinggi klub, Guardiola yang punya ikatan emosional dengan Barca juga datang menyaksikan acara perkenalan itu.

Pelatih Barcelona Pep Guardiola mengangkat trofi Liga Champions usai tim asuhannya menundukkan Manchester United 3-1 pada partai final di Wembley Stadium, 28 Mei 2011. AFP PHOTO/CARL DE SOUZA
Pelatih Barcelona Pep Guardiola mengangkat trofi Liga Champions usai tim asuhannya menundukkan Manchester United 3-1 pada partai final di Wembley Stadium, 28 Mei 2011. AFP PHOTO/CARL DE SOUZA

Komentar Pep Guardiola

Meski demikian, Guardiola ternyata tidak ingin dibanding-bandingkan dengan Xavi. Dalam wawancara dengan berbagai media usia menghadiri turnamen golf untuk menggalang dana bagi Juan Carlos Unzue yang berjuang melawan ALS, Guardiola juga menyampaikan pandangannya terkait penunjukan Xavi.

"Saya bukan ahli waris bagi siapapun dan Xavi tidak harus jadi warisan saya," kata Guardiola seperti dilansir dari AS. "Jika Joan Laporta dan dewan direksi menunjuk Xavi, itu karena sudah ada jutaan pandangan pro dan sedikit kontra," beber pelatih yang pernang menukangi Bayern Munchen tersebut.

Energi Positif

Guardiola menambahkan, Xavi sangat mengenal Barcelona. Dia juga akan membawa energi positif bagi klub tersebut. "Dia selalu melihat dari sisi positif," beber Guardiola. "Dengan kelas, dedikasi, dan usahanya, saya yakin dia bakal mampu memperbaiki situasi klub," Guardiola mengakhiri.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel