Resmi Terintegrasi, 3 Ruas Tol di Medan Bantu Kurangi Kemacetan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Medan Ruas tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) dan ruas tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera) pada hari ini, Kamis (11/3/2021) mulai pukul 07.00 WIB resmi terintegrasi ke ruas tol Medan-Binjai (Mebi).

Operation Management Department Head Regional Jasamarga Nusantara Tollroad Division, Taufiqul Hidayat menyampaikan, integrasi ketiga ruas tol ini sejalan dengan telah keluarnya izin operasi Seksi 1 (Tanjung Mulia-Helvetia) Segmen Junction Tanjung Mulia-Marelan sepanjang 4,2 Kilometer (Km), berdasarkan Surat Keputusan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 260/KPTS/M/2021 tanggal 3 Maret 2021.

"Sosialisasi pelaksanaan integrasi ini sudah dilakukan melalui Rambu Elektronik atau Variable Message Sign yang ada di sepanjang ruas MKTT maupun Belmera," kata Taufiqul.

Berdasarkan realisasi volume lalu lintas saat Junction Tanjung Mulai dioperasikan secara fungsional pada operasi Libur Natal-Tahun Baru tahun 2020, rata-rata perhari mencapai 6.063 kendaraan dari ruas tol Belmera dan MKTT yang melintas ke ruas Tol Mebi.

"Layanan maksimal sudah seharusnya diberikan kepada pengendara. Dengan terintegrasinya ruas tol MKTT dan Belmera ke Mebi kali ini, semakin meningkatkan kenyamanan masyarakat pengguna jalan tol wilayah Medan dan sekitarnya," ucapnya.

Taufiqul mengimbau, pengguna jalan tol dapat mengantisipasi perjalanan sebelum memasuki jalan tol untuk memastikan saldo uang eletktronik yang cukup dengan mempertimbangkan tarif untuk jarak terjauh.

"Agar perjalanan tidak terhambat karena harus melakukan top up di gerbang tol, serta mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas, serta istirahat jika lelah berkendara," imbaunya.

Bantu Kurangi Kemacetan

Rambu Elektronik atau Variable Message Sign
Rambu Elektronik atau Variable Message Sign

Pimpinan Proyek Jalan Tol Medan-Binjai Hutama Karya, Hestu Budi Husodo menyebut, Dioperasikannya ruas tol Mebi ke ruas MKTT dan ruas Belmera menjadi kunci lalu lintas dari Binjai menuju Tebing Tinggi, Bandara Kualanamu, maupun Belawan.

"Yang diharapkan pastinya membantu sekali pengurangan kemacetan di Kota Medan. Karena dari Belawan bisa langsung ke Binjai, dari Bandara Kualanamu bisa langsung ke Binjai," sebutnya.

6.000-an Kendaraan

Diprediksi sekitar 6.000-an lebih kendaraan akan masuk melalui Gerbang Tol Tanjung Mulia-Marelan, menyusul terintegrasinya ruas tol MKTT dan ruas Belmera ke ruas Mebi.
Diprediksi sekitar 6.000-an lebih kendaraan akan masuk melalui Gerbang Tol Tanjung Mulia-Marelan, menyusul terintegrasinya ruas tol MKTT dan ruas Belmera ke ruas Mebi.

Division Head Regional Jasamarga Nusantara Tollroad, Teddy Rosady menambahkan, diprediksi sekitar 6.000-an lebih kendaraan akan masuk melalui Gerbang Tol Tanjung Mulia-Marelan, menyusul terintegrasinya ruas tol MKTT dan ruas Belmera ke ruas Mebi.

"Terkoneksinya tiga ruas tol ini, diperkirakan rata-rata perhari 6.063 kendaraan masuk dari tol Tanjung Mulia menuju Binjai," ujarnya.

Teddy mengatakan, dengan mulai dioperasikannya Tol Medan-Binjai seksi 1 Tanjung Mulia-Helvetia Segmen Junction Tanjung Mulia-Marelan, maka akan mengurangi kepadatan kendaraan yang akan melintas di Gerbang Tol Tanjung Mulia.

"Karena sekitar 20 persen lalu lintas akan langsung menuju ke arah Binjai," tandasnya.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: