Resmikan Bendungan Napun Gete, Jokowi: Air Kunci Kemakmuran NTT

Fikri Halim, Eduward Ambarita
·Bacaan 2 menit

VIVA – Presiden Jokowi meresmikan Bendungan Napun Gete yang terletak di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), hari ini, Selasa 23 Februari 2021. Pada awal sambutannya, Jokowi mengatakan bahwa peresmian ini menjadi penanda awal kemakmuran di NTT.

Sebab, ia menyadari provinsi yang berada di wilayah Timur Indonesia itu selalu mengalami kekeringan. Dia yakin penampung air tersebut bisa membawa kemakmuran di wilayah setempat.

"Saya sudah tidak bisa menghitung lagi berapa kali saya datang ke NTT. Setiap saya datang ke NTT awal-awal selalu yang diminta adalah bendungan, yang diminta adalah waduk dan permintaan itu adalah betul. Jangan minta yang lain-lain karena kunci kemakmuran di NTT ini adalah air, air. Begitu ada air, semua bisa ditanam, tanaman tumbuh, buahnya diambil, daunnya bisa dipakai untuk peternakan karena di NTT juga sangat bagus untuk sektor peternakan," kata Jokowi saat meresmikan Bendungan Napun Gete, Selasa 23 Februari 2021.

Baca juga: Besok, Kapolri Lantik Komjen Agus Jadi Kabareskrim

Jokowi mendapati laporan, karena kekurangan air di NTT banyak potensi keuntungan hilang. Dulunya salah satu wilayah di NTT sempat mengekspor sapi ke Hongkong. Belakangan ekspor berhenti karena pasokan air kurang. Pemerintah sendiri, kata Jokowi, sudah memproyeksikan pembangunan 7 bendungan di sejumlah wilayah NTT.

"Sekarang Kita patut bersyukur Bendungan Napun Gete di Kabupaten Sikka juga sudah selesai. Alhamdulillah patut kita syukuri," ujarnya.

Jokowi pun bilang bakal menyanggupi tambahan kebutuhan bendungan jika diperlukan. Belum lama ini, pemerintah daerah sudah mengajukan dua bendungan lagi untuk dibangun. Termasuk, Kepala Negara menanyakan apa yang dibutuhkan untuk pembangunan seperti embung atau sumur bor.

"Minta tambah dua lagi padahal provinsi yang lain paling banyak itu dua atau satu, tapi ya memang di sini dibutuhkan. Bukan dibutuhkan, sangat dibutuhkan," tegas Jokowi.

Bendungan ini dibangun dengan anggaran sebesar Rp880 miliar. Hingga saat ini, terdapat tiga dari tujuh bendungan yang telah dapat diselesaikan pembangunannya. Selesainya pembangunan Bendungan Napun Gete ini menyusul pembangunan bendungan lainnya, yakni Raknamo di Kupang dan Rotiklot di Belu, yang masing-masing selesai pada tahun 2018 dan 2019.

Bendungan Napun Gete yang diresmikan Presiden kali ini merupakan salah satu program prioritas pemerintah dan termasuk proyek strategis nasional berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2020. Bendungan tersebut memiliki kapasitas tampung hingga 11,22 juta meter kubik dengan luas genangan mencapai 99,78 hektare.

Dibangun mulai Desember 2016, bendungan ini memiliki manfaat untuk pengairan irigasi bagi kurang lebih 300 hektare sawah di sekitarnya. Selain itu, Bendungan Napun Gete juga dapat memberikan suplai air baku sebanyak 214 liter per detik bagi dua per tiga penduduk Kabupaten Sikka dan berpotensi menghasilkan daya listrik sebesar 0,1 megawatt.