Resmikan Disrupto Digital Hub, Menkominfo: Wadah Penguatan Start-Up

·Bacaan 2 menit

VIVA – Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate meresmikan Disrupto Digital Hub di kawasan Digital Hub The Breeze, Kabupaten Tangerang, Kamis, 26 Agustus 2021.

Pada peresmian yang digelar secara digital itu, Menteri Johnny berharap agar kawasan ekosistem digital itu dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan digitalisasi di Indonesia, terutama dalam hal bidang usaha dan lapangan kerja.

"Saat ini seluruhnya sudah mulai beralih ke digital, apalagi sejak pandemi COVID-19. Makanya di sini perlu wadah untuk bisa melatih para masyarakat kita, agar bisa mengembangkannya menjadi lebih baik. Terutama dengan penguatan ekosistem perusahaan rintisan atau start-up hingga mendorong adanya lapangan kerja baru," katanya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno yang turut hadir pun berharap, dengan adanya kawasan itu, ke depannya Indonesia berpotensi menjadi pemimpin ekonomi digital di Asia.

"Indonesia di tahun 2020 memiliki nilai valuasi digital hingga US$44 miliar, sehingga ke depan berpotensi menjadi pemimpin ekonomi digital di tingkat regional dan internasional. Apalagi dengan kawasan ini bisa melatih lebih banyak lagi start-up," ujarnya.

Sandiaga menambahkan, "Dan semoga cita-cita menjadikan BSD City sebagai Silicon Valley Indonesia tidak hanya terlihat dari sarana dan prasarana pendukung tapi juga menciptakan kompetisi sehingga mendukung inovasi dan ide-ide yang menciptakan solusi pada permasalahan masyarakat."

Sementara itu, Chief Digital Tech Ecosystem and Development - Sinar Mas Land, Irawan Harahap mengatakan, Disrupto Digital Hub dapat memperkaya ekosistem digital di Digital Hub BSD City.

"Digital Hub BSD City telah menjadi tuan rumah bagi berbagai perusahaan digital, namun kami terus membuka pintu bagi para penggerak teknologi digital untuk terus berkarya dan menggali potensi di bidang ini," ujarnya.

Dia melanjutkan, "Kami harap kehadiran Disrupto Digital Hub dapat membantu masyarakat dalam mengembangkan perusahaan rintisan yang potensial sehingga ke depan kita dapat menyaksikan tumbuhnya berbagai inovasi teknologi digital dari kawasan ini."

Disrupto Digital Hub merupakan kawasan ekosistem digital yang memiliki luas 26 Hektare. Pada kawasan itu dikembangkan tidak hanya dari segi pembangunan sarana dan infrastruktur, tapi juga dengan memperkuat ekosistem dan komunitas teknologi digital. Terdapat tiga area yang disebut dengan multipurpose venue untuk memacu proptech startups agar lebih berkembang melalui program pameran, workshop dan talkshow secara reguler.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel