Respon Arema FC Soal Kabar Izin Liga 1 Sebentar Lagi Turun

·Bacaan 2 menit

VIVAArema FC sebagai salah satu kontestan Liga 1 merespon positif kabar turunnya izin pertandingan Liga 1 dan Liga 2 dari Mabes Polri dalam waktu dekat. Mereka tidak sabar menunggu izin segera turun.

Lalu mereka juga menegaskan bahwa izin yang turun ibarat sebuah amanah untuk tertib protokol kesehatan pencegahan COVID-19. Amanah ini harus dijaga sebaik-baiknya, demi keberlangsungan kompetisi.

"Kami sangat apresiasi dengan langkah intensif Menpora, Mabes Polri, BNPB, Satgas COVID dan PSSI yang terus bergerak, terus serius dan fokus membahas perihal izin penyelenggaraan kompetisi 2021," kata Media Officer Arema FC, Sudarmaji, Selasa 25 Mei 2021.

Sudarmaji menegaskan, sebagai klub Liga 1. Manajemen Singo Edan akan menyiapkan sebaik-baiknya penerapan protokol kesehatan pencegahan COVID-19. Apalagi sebelumnya, Mabes Polri sendiri menyebutkan bahwa akan menurunkan izin penyelenggaraan Liga 1 dan Liga 2 paling lambat pada 27 Mei 2021.

"Kami klub siap menjalankan arahan dan apapun pembahasan terkait hal tersebut utamanya dalam menyiapkan dan menjalankan regulasi protokol kesehatan yang menjadi fokus para pihak terkait penyelenggaraan kompetisi 2021," ujar Sudarmaji.

Arema FC juga mengapresiasi Polri yang dianggap konsisten untuk memproteksi gelaran kompetisi yang berkaitan dengan hajat hidup masyarakat. Untuk itu, Arema FC mengajak semua klub untuk bersinergi dalam penerapan protokol kesehatan.

“Kami juga menyambut baik langkah pihak kepolisian untuk memproteksi gelaran kompetisi ini dengan siap bersinergi dan menjalankan arahan pihak kepolisian agar liga berjalan dengan aman, sehat dan kompetitif,” tutur Sudarmaji.

Sudarmaji menuturkan, dengan kabar baik ini tentu membuat klub lebih fokus dalam melakukan persiapan dalam menyambut kompetisi yang rencananya akan dilangsungkan pada awal Juli 2021 mendatang. Seperti merekrut pemain hingga melakukan pemusatan latihan dan lainnya.

“Terkait kapan ijin dikeluarkan, tentunya kami percaya kepada Mabes Polri, Menpora, PSSI, BNPB akan memutuskan yang terbaik. Namun secara substansi yang terpenting adalah bagi klub sosialisasi regulasi yang didalamnya mengatur teknis terkait prokes,” kata Sudarmaji.